Suara.com - Keganasan dan serangan mematikan yang dimiliki anjing jenis Pitbull sudah bukan lagi rahasia umum. Bahkan, anjing yang memiliki nama lengkap American Pitbull Terrier (APBT) itu, kabarnya sampai dilarang dipelihara di Inggris dan Selandia Baru karena dua faktor itu.
Danny, perempuan asal Surabaya yang juga pencinta anjing jenis Pitbull menjelaskan, citra menakutkan Pitbull memang sudah sejak dahulu ada di dalam masyarakat.
Bahkan, ungkapnya, masyarakat banyak yang menganggap memelihara Pitbull sama saja dengan merawat seekor Harimau.
Cerita tentang keganasan anjing jenis Pitbull belum lama ini terjadi di Indonesia. Tepatnya di Jalan Candi Penataran 10, RT 2, RW 2, Kelurahan Mojolanggu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Adalah Ramiza Bazigha yang menjadi korbannya. Bocah 8 tahun itu meninggal setelah digigit lehernya oleh anjing Pitbull peliharaan orang tuanya, Minggu (6/8/2017).
"Tanpa adanya kasus kaya gini citra dari anjing pitbull emang udah jelek kalau menurut aku. Kalau kata-kata orang awam mendengar kata anjing Pitbull pasti mereka bilang serem. Kalau udah gigit nggak bisa lepas kecuali disuruh sama pemiliknya. Pitbull sadisnya sama kaya harimau," kata Danny kepada suara.com, Selasa (8/8/2017).
Namun demikian, Danny mengatakan, tidak semua anjing Pitbull seperti banyak pandangan orang-orang. Semua tergantung dari cara pemilik merawat hewan peliharaannya itu.
Danny yang sejak kecil sudah menyukai anjing jenis Pitbull mengaku tidak pernah mengalami kejadian seperti gigitan. Sebab, dia memelihara tiga Pitbull peliharaannya layaknya merawat anak sendiri.
Baca Juga: Pitbull Gigit Bocah sampai Wafat, Pencinta Hewan: Orang Tua Lalai
"Aku sebelum punya Pitbull pernah memelihara anjing kampung, Shih Tzu, Mini Pinscher, Husky, macem-macem deh pokoknya. Tapi, aku liatnya Pitbull nggak ada bedanya sama anjing lain. Karena merawat anjing itu kaya kita punya anak aja, gimana cara kita merawatnya, ngedidiknya, dan kasih sayang ke dia. Jadi kalau dari awal didikannya baik, pasti akhirnya juga akan baik," ujarnya.
Danny pun mengakui, Pitbull merupakan anjing sangar yang memiliki kekuatan cukup besar. Pitbull bisa dididik menjadi anjing petarung atau rumahan, tergantung merawatnya.
"Kalau dibilang Pitbull itu anjing sangar, ya gimana kita ngedidiknya. Pitbull itu bisa jadi anjing petarung dan aku akuin dia sadis banget kalau gigit karena dia punya rahang yang kuat diantara anjing jenis lainnya. Tapi kalau ngedidiknya buat jadi anjing rumahan dia bakal nurut, kok. Bahkan di luar negeri banyak yang ngebiarin Pitbull main sama anaknya, malah sama bayi," jelasnya.
Menurut informasi yang diterima Suara.com dari kepolisian setempat, ihwal kejadian nahas Ramiza digigit Pitbull saat sedang asyik bermain boneka di lantai dua rumahnya. Dia bermain didampingi nenek.
Saat bermain, tiba-tiba bonekanya jatuh ke kandang pitbull berusia empat tahun. Boneka mengenai kepala anjing yang sedang tidur.
Berita Terkait
-
5 Arti Mimpi Bertemu Harimau, Ada Isyarat Rezeki hingga Datangnya Jodoh
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana
-
Harimau Sumatera Dievakuasi usai Masuk Ladang Warga
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha