Suara.com - Sebanyak 15 petugas pemadam kebakaran (damkar) di provinsi Ragusa, Italia, ditangkap aparat kepolisian setempat karena melakukan tipu muslihat untuk mendapatkan uang bonus.
Belasan petugas damkar tersebut, seperti dilansir The Guardian, Senin (7/8/2017), sengaja membakar hutan agar mendapat duit bonus 10 Euro atau setara Rp150 ribu per jam saat menangani kebakaran.
Tak hanya itu, belasan damkar itu juga bersekongkol melaporkan kasus kebakaran fiktif yang juga bertujuan untuk mendapat duit bonus.
Konspirasi patgulipat kebakaran tersebut terungkap, setelah polisi mencurigai tim damkar itu melaporkan sudah menangani 120 insiden kebakaran.
Padahal, tim petugas damkar lainnya hanya melaporkan ada 40 insiden kebakaran yang ditangani dalam rentang waktu yang sama.
"Sebanyak 14 orang petugas damkar itu dikenakan status tahanan rumah selama penyelidikan," ungkap seorang staf kepolisian Ragusa.
Sementara satu orang yang menjadi ketua regu mereka berinisial DDV terpaksa ditahan di kantor polisi. Ia dianggap berbahaya karena mencoba melakukan penipuan setelah keempatbelas anggotanya menyatakan ingin menghentikan aksi itu.
Modus patgulipat yang dilakukan komplotan petugas damkar itu ialah, menelepon kantornya memakai nomor ponsel privat untuk melaporkan terjadi kebakaran.
Bahkan, DDV juga diduga sempat merencanakan pengeboman kantor mereka sendiri agar mobil dinas damkar mengalami kerusakan.
Baca Juga: Jokowi: Remaja Hati-hati Tulis Status di Media Sosial
Kalau mobil dinas damkar itu rusak akibat bom, dirinya ingin mengklaim biaya perbaikan yang nilainya sudah digelembungkan (mark-up).
Berita Terkait
-
Masjid Balai Kota Bogor Nyaris Dilalap si Jago Merah
-
Ibunda Tewas Memeluk Tiga Putrinya, Dia Seorang Single Parent
-
Kisah Pilu di Balik Cerita Ibu yang Tewas Memeluk Tiga Putrinya
-
Penampakan TKP Ibu dan Tiga Bocah Kecil Meninggal Berpelukan
-
Ibu dan Tiga Anak Tewas Berpelukan, Ini Memori Terakhir Kakak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional