Suara.com - Tunggakan biaya rumah susun sederhana sewa pada Juni 2017 mencapai Rp32 miliar. Sekretaris Daerah Jakarta Saefullah mengatakan sempat tidak bisa tidur setelah mengetahui banyak warga menunggak biaya sewa.
"Waktu rapim Minggu lalu saya minta hitung (total tunggakan rusunawa). Semalam juga saya hampir tidak bisa tidur pikirkan yang tunggakan bagimana ini," ujar Saefullah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).
Pemerintah Jakarta tidak akan kejam pada warga korban gusuran. Warga yang menunggak masih tetap diberikan toleransi untuk tinggal di rumah susun asalkan mereka memiliki niat baik untuk mencicil biaya sewa.
"Nggak mungkin kita kejam dalam melayani masyarakat kita. Kita usir itu nggak mungkin. Yang kita bangun itu kesadaran mereka," kata Saefullah.
Selain itu uang dari biaya sewa unit rusun yang ditarik pemerintah DKI, ucap Saefullah, tidak masuk ke kas daerah. Uang itu nantinya akan digunakan untuk biaya perbaikan-perbaikan.
"Mari kita bangun kesadaran. Karena ini bukan masuk ke kas pemerintah. Ini akan dikembalikan untuk biaya maintenance," kata dia.
"Orang hidup itu ada konsekuensi, ada pembiayaan. Kita saja harus bayar zakat fitrah 3,5 liter beras dalam satu tahun, setelah kita puasa satu bulan," lanjut Saefullah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan