Suara.com - Dua dari tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan yang sudah 70 kali beraksi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, ditembak mati anggota Polsek Cilincing karena melawan menggunakan senjata tajam pada saat hendak dibekuk.
Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan, dua pelaku yang tewas ditembak mati yakni, M (27) dan D (24). Sedangkan AL (19), AS (24 ), dan EW (22) dilumpuhkan dengan menembak kakinya, dan dua orang lainnya menyerah tanpa perlawanan EN (22) dan EG (25).
“Dua tersangka dilakukan tindakan tegas karena berupaya melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam oleh sebab itu Polri melakukan tindakan tegas,” ujar Dwiyono, hari ini.
Kapolres melanjutkan tujuh pelaku yang disebut-sebut sebagai kelompok bad boys ini tidak tidak segan-segan untuk melukai korbannya. Dalam aksinya mereka kerap menyasar para pengendara mobil mewah yang dikemudikan atau berpenumpang perempuan dan seorang diri.
Terakhir kali para pelaku ini melakukan aksinya di Jalan Raya Cilincing yang saat itu sebuah mobil yang dikemudikan seorang ibu dan anaknya.
“Para pelaku melakukan aksinya di jalan Raya Cilincing diatas tol pada saat macet terutama korbannya yang diincar antara lain pengendara wanita maupun pengendara seorang diri,” kata Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Cilincing Kompol Ali Zusron menambahkan para pelaku telah beraksi di wilayah Cilincing lebih dari 70 kali, seperti diatas jalan tol Cilincing, Jalan Arteri Marunda serta wilayah Cakung Jakarta Timur.
“Saat menjalankan aksinya mereka menodong korbannya menggunakan sajam dan bila melawan pelaku akan melukai korbannya,” kata Kapolsek.
Dari para pelaku ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pedang, satu buah pisau, dua bilah celurit, tiga unit sepeda motor, dua buah handphone hasil kejahatan, empat buah masker penutup muka dan tiga buah sweater,” kata Kapolsek.
Untuk menghindari hal yang serupa Kapolsek Cilincing mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat dan roda dua untuk selalu berhati-hati dan lebih waspada terutama saat terjadi kemacetan, jangan mudah membuka kaca mobil saat di jalan.
Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman diatas 12 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi