Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta para guru dan orang tua membiarkan anak-anaknya berkembang sesuai dengan bakat dan minatnya.
"Jika mereka tidak suka matematika tetapi suka olahraga dan musik biarkan saja, jangan dipaksakan. Sebab, sikap ini akan mempengaruhi tumbuh kembangnya ke depan dengan harapan bisa menorehkan prestasi," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/8/2017).
Menurut Risma, dengan memahami dan mengerti bakat minat anak, ke depan anak-anak ini mampu bersanding sejajar dengan anak-anak di dunia. "Itu mimpi saya, karena bagaimanapun mereka adalah penerus bangsa ini, bukan kita," imbuhnya.
Hal ini juga sempat disampaikan di sejumlah acara, salah satunya di acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Halaman Taman Surya, Minggu (13/8/2017). Risma mengajak seluruh anak yang hadir untuk naik ke panggung bernyanyi lagu Surabaya oh Surabaya dan lagu nasional Indonesia Tanah Pusaka yang diiringi alat musik keyboard.
Usai menyanyi, Risma berbincang dengan salah satu pemain musik bernama Ibar yang merupakan siswa difabel. Ketika berbincang, Risma menawarkan kepada Ibar untuk mau tampil pada salah satu acara internasional di Surabaya.
"Sebentar lagi ibu kedatangan tamu dari negara-negara internasional, Ibar mau ya tampil dan ngiringi musik buat ibu dan tamu undangan," kata Risma kepada Ibar.
Melalui Ibar, Risma memberi pesan kepada para orang tua dan guru bahwa setiap anak yang lahir telah dikaruniai bakat dan minat tersendiri oleh Tuhan.
"Jadi jangan sekali-kali mengatakan anak itu bodoh atau tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya butuh pengertian dan dukungan dari kita supaya ke depan mereka mengerti arah dan tujuan kehidupannya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius