Suara.com - Demi meraih hasil maksimal, manajemen timnas sepak bola Indonesia benar-benar mempersiapkan diri dengan baik termasuk dalam urusan pribadi masing-masing pemain yang dibawa untuk turun di SEA Games 2017 Malaysia, 15-30 Agustus.
"Kami tetap memberikan kebebasan kepada pemain untuk menggunakan medsos. Tapi kami punya batasan. Maksimal jam 22.00 mereka harus berhenti," kata dokter timnas Indonesia, Syarief Alwi saat ditemui di Royale Chulan Hotel, Bukit Bintang, Malaysia, Jumat (18/8/2017).
Salah satu yang menjadi pantauan saat ini adalah penggunaan media sosial. Apalagi masyarakat Indonesia selama ini dikenal aktif berselancar di dunia maya itu.
Menurut dia, manajemen timnas memang terus memantau pergerakan pemain meski saat tidak bertanding. Tidak hanya di lingkungan hotel, namun juga aktivitas dalam menggunakan medsos. Pihaknya tidak ingin penggunaan medsos jadi kendala saat menjalani pertandingan.
"Kita kan bisa memantau. Jika mereka tetap aktif di atas jam sepuluh malam maka kami akan peringatkan. Ini demi kepentingan bersama dan prestasi," katanya menambahkan.
Pria yang akrab dipanggil Papi ini menilai tingkat disiplin Evan Dimas dan kawan-kawan cukup tinggi.
Bahkan, tingkat disiplin yang ada saat ini melebihi sebelum turun pada kejuaraan dua tahunan ini. Selain disiplin, mereka dikenal kompak baik di dalam maupun di luar lapangan.
Saat ditanya apa yang menjadi motivasi pemain untuk lebih disiplin, Syarief Alwi mengatakan pelatih Luis Milla sangat berperan dalam hal ini.
Pelatih asal Spanyol ini dikenal memiliki disiplin yang tinggi sehingga diikuti oleh pemain.
"Sekarang semuanya dilakukan bersama-sama termasuk makan. Jika ada yang terlambat, budaya minta maaf langsung dilakukan. Ini yang menjadi pembeda pada timnas SEA Games ini. Semoga ini menjadi modal untuk meraih hasil terbaik," katanya dengan serius.
Pemain timnas saat ini seperti Evan Dimas, Hansama Yama Pratama hingga pemain naturalisasi Ezra Walian memiliki pengikut yang cukup besar di medsos. Praktis segala aktivitasnya terpantau oleh penggemar fanatiknya. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu