Suara.com - Sebanyak empat dari lima pelaku teror di Cambrils, Spanyol ditembak mati. Kepolisian menembak mati mereka di lokasi teror di pesisir Barcelona, Jumat (18/8/2017).
Petugas kepolisian regional Katalan Josep Lluis Trapero mengatakan tidak mudah bagi polisi menyergap mereka.
Teror itu terjadi saat sebuah mobil van menambak sebuah mobil Audi A3 dan orang-orang di jalan Las Ramblas, pinggir laut Barcelona. Dalam peristiwa itu 13 orang tewas, salah satunya perempuan.
Keempat orang yang ditembak mati itu berusia 21, 27, 28 dan 34. Tiga orang Maroko sementara yang lainnya orang Spanyol.
Setelah melumpuhkan mereka, polisi mendapati ada pisau dan kampak dalam kendaraan van itu. Video amatir yang diperoleh Sky News menunjukkan saat salah satu penyerang ditembak mati oleh polisi. Rekaman itu diabadikan oleh seorang turis Inggris.
Sementara kepolisian mengungkap serangan itu sebagai teror gagal. Sebab diduga mereka akan meledakan bom dengan skala besar. Seperti dilansir CNN sebelumnya sebuah rumah di Alcanar, selatan Barcelona digrebek dan dihancurkan. Ledakan itu terjadi beberapa jam sebelum aksi teror di jantung kota Barcelona.
Kepala polisi Catalan Jose Lluis Trapero mengatakan kepada wartawan bahwa bahan peledak ditemukan di properti Alcanar.
Ledakan tersebut menyebabkan penyerang tidak dapat menggunakan bahan yang akan mereka gunakan dalam serangan di Barcelona, Cambrils. (Sky News/CNN)
Baca Juga: Indonesia Kecam Aksi Teror di Barcelona yang Tewaskan 13 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz