Ilustrasi BMW [Shutterstock]
Product Planning Manager BMW Indonesia Tami Notohutomo berharap Pemerintah Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor secara online. Dengan adanya sistem online, pemilik mobil mewah diyakini akan lebih patuh membayar pajak.
"Jadi bisa mempermudah daripada mengantri. Sekarang kan zamannya teknologi, kalau bisa dibayar online akan lebih nyaman buat customernya," ujar Tami seusai memenuhi undangan BPRD Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Tami mengatakan wajib pajak akan lebih nyaman apabila pembayaran dilakukan dengan sistem online dan bisa melalui semua bank. Selain dapat menghemat waktu, mereka juga tidak harus mengantre.
"Pembayaran via ATM kan juga ada limitnya kan, tapi mungkin bisa dibuat sistem online banking yang limitnya sampai Rp100 juta. Saya kurang paham gimana caranya, tapi seenggaknya kalau bisa secara online lebih bagus," kata dia.
Sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek, Tami memastikan perusahaan BMW Indonesia mendukung langkah pemerintah Jakarta yang kini tengah fokus mengejar pendapatan daerah dari pajak. Nantinya dia juga akan melakukan sosialisasi ke seluruh dealer untuk mengingatkan konsumen pentingya membayar pajak kendaraan.
Kepala BPRD Jakarta Edi Sumantri mengakui sistem online pembayaran pajak yang ada belum maksimal. Sebab, baru bank DKI yang sudah menyediakan layanan tersebut untuk saat ini.
"Online dengan ATM bisa lewat Bank DKI, dan saya yakin pemilik kendaraan mewah tidak punya Bank DKI. Ke depannya kita akan melakukan perluasan dengan Bank Bukopin, BNI, dan BTN," kata Edi.
Selain itu, Edi mengatakan masyarakat yang ingin membayar pajak dengan sistem online saat ini harus sesuai antara ATM pemilik dengan nama yang tertuang di dalam STNK.
Meski pelayanan online belum sempurna, BPRD Jakarta siap melakulan sistem jemput bola. Nantinya, petugas siap mendatangi komunitas atau klub mobil mewah yang ada di Jakarta.
"Misalnya kalau klub Ferrari kumpul, dihitung berapa banyak yang mau bayar pajak petugas kami proses. Kita jemput bola. Misalnya lagi ada 30 pemilik lamborghini nitip ke (satu orang) kita datang dengan samsat keliling, bisa datang ke kantor bapak," ujar Edi.
Edi mengingatkan masyarakat Jakarta yang belum membayar pajak untuk melakukan pembayaran. Sebab, wajib pajak tidak akan kena denda (pemutihan) apabila pembayaran dilakukan sebelum 31 Agustus 2017.
Komentar
Berita Terkait
-
Siap-siap Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dapat 'Surat Cinta' dari Bapenda
-
Apakah Bisa Gadai BPKB Kendaraan Bermotor yang Pajaknya Mati di Pegadaian?
-
Beberapa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mobil Baru, Jangan Sampai Menyesal
-
Daftar Daerah yang Masih Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2025
-
Kabar Gembira! Jakarta Kembali Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab