Suara.com - Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, meresmikan rusunawa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton, Kamis (24/8/2017), sekitar pukul 15.00 WITA.
Dalam sambutannya, Syarif Burhanuddin mengatakan, pihaknya telah meresmikan 50 rusunawa, termasuk yang ada di Kabupaten Buton. Ia menambahkan, rusunawa ini merupakan subsidi pemerintah yang ditempati oleh ASN golongan 1 dan 2, tempat tinggalnya jauh dari perkantoran Takawa dan berpenghasilan rendah. Sarana ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat, kurang lebih 19 miliar.
"Ini pakai uang rakyat, jadi harus dipelihara dengan baik. Harus ada pengertian antar penghuni karena rumah susun ini milik bersama. Tidak ada yang boleh mengklaim," katanya saat ditemui di Rusunawa Perkantoran Takawa, Buton, Kamis (24/8/2017).
Menurutnya, rusunawa ini hanya bersifat sementara bagi para penghuni saat ini, karena suatu saat mereka diharapkan bisa memiliki dan membangun rumah sendiri dari sebagian gaji yang mereka sisipkan setelah membayar uang sewa.
"Dengan hadirnya rusunawa ini, maka mereka hanya membayar sekitar Rp 200 ribu dan sisa gajinya bisa disisipkan untuk membeli rumah pribadi. Setelah punya rumah sendiri, PNS lain bisa mengisi lagi rusunawa ini," pungkasnya.
Setelah meninjau langsung, Syarif mengatakan bahwa para penghuni merasa puas dan nyaman dengan fasilitas yang ada. Selanjutnya bakal dibangun beberapa fasilitas umum, seperti lokasi parkir, taman bermain bagi anak-anak, dan kawasan hijau.
"Fasilitas sarana umum belum ada, seperti lokasi parkir, taman, dan ruang hijau. Itu kita sudah anggarkan tahun ini dan sudah harus dikerjakan," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, rusunawa ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Ke depan, pemerintah pusat memiliki program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Ia menyarankan kepada Pemda Buton untuk bekerja sama dengan pengembang rumah dan mempersiapkan lahan, sehingga seluruh PNS bisa memiliki rumah.
Sementara itu, Plh Bupati Buton, Kasim mengatakan, dengan keberadaan rusunawa bagi PNS berpenghasilan rendah, maka diharapkan hal ini dapat mendorong semangat mereka dalam bekerja dan mendekatkan mereka dengan pemerintah.
Plt Sekda Buton ini juga menyatakan bersyukur dengan bantuan dari Kementerian PUPR tersebut. Saat ini, lanjutnya, masih banyak yang membutuhkan rusunawa.
Pemda sendiri telah menyiapkan dua blok sebagai lokasi, jika pemerintah pusat kembali membangun rusunawa bagi PNS Buton.
Kasim juga berharap, rusunawa yang diresmikan ini akan bermanfaat bagi PNS Buton. Ia menyatakan, harus ada aturan yang harus dipenuhi terkait keamanan dan kebersihan agar rusun lebih nyaman, bersih dan indah.
(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol