Suara.com - Atlet lari jarak jauh putra Indonesia Agus Prayogo membalas kekalahannya pada nomor lari maraton dengan medali emas nomor lari 10.000 meter cabang atletik SEA Games 2017 di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (25/8/2017) malam.
"Medali ini menjadi ganti utang saya pada nomor maraton karena target pribadi saya adalah meraih medali emas. Saya juga baru jeda sepekan setelah mengikuti perlombaan maraton," kata Agus setelah perlombaan.
Agus meraih catatan waktu 30 menit 22,26 detik dalam perlombaan lari sebanyak 25 lap di lintasan lari Stadion Bukit Jalil. Agus juga mampu menjaga jarak dari lawannya dari Vietnam Nguyen Van Lai yang meraih medali perak dengan catatan waktu 30 menit 45,64 detik.
Kemudian pada peringkat ketiga, atlet Thailand Sanchai Namket meraih medali perunggu dengan catatan waktu 30 menit 54,86 detik.
"Saya sebenarnya tidak nyaman berlari karena kondisi udara di stadion sangat lembab dan suhu panas. Tapi, saya harus berani untuk mendahului dan terus menjaga jarak dari lawan karena mereka sangat unggul dalam menyalip pada putaran-putaran terakhir," kata pria berusia 32 tahun itu.
Agus mengaku tidak ingin mengulang kesalahan pada perlombaan maraton ketika lawan asal Singapura justru menyalip dia jelang garis finis. "Saya pada lima putaran terakhir sudah hampir tidak kuat berlari. Tapi, saya terus mencoba untuk terus memimpin," kata atlet asal Jawa Tengah itu.
Anggota TNI Angkatan Darat Kodam III/Siliwangi berpangkat sersan kepala itu mengaku tidak terlalu terbebani pada perlombaan lari nomor 5.000 meter yang akan berlangsung pada Sabtu (26/8/2017) karena telah meraih medali emas pada nomor 10.000 meter.
"Sebenarnya, saya sudah mengantisipasi strategi dengan mengikuti nomor lari maraton dan ingin meraih medali emas pada nomor itu karena saya kalah cepat pada nomor 5.000 meter SEA Games 2015," ujar Agus.
Medali emas di Kuala Lumpur itu menjadi medali keempat Agus pada nomor 10.000 meter sepanjang SEA Games sejak 2009. "Ini juga menjadi medali emas kelima saya sepanjang SEA Games," ujarnya.
Pada nomor lari maraton SEA Games 2017, Agus yang mencatatkan waktu dua jam 31 menit 20 detik kalah dari atlet Singapura Guillaume Soh Rui Yong yang mencatatkan waktu dua jam 29 menit 27 detik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Anwar Abbas Dorong Rusia dan China Bersatu Bela Iran Hadapi Agresi AS-Israel
-
Menhub Minta Maskapai Rute Timur Tengah Tingkatkan Kewaspadaan Imbas Konflik AS-Israel dan Iran
-
Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?