Suara.com - Perusahaan stasiun televisi berbayar, Showtime, tampaknya kini mulai menghitung pendapatan yang hilang dari duel tinju antara Floyd Mayweather Jr dan Conor McGregor yang menjadi hak siar mereka.
Pasalnya, dilansir Forbes, tercatat hampir tiga juta orang menonton duel "Big Match" ini melalui siaran streaming ilegal di lebih dari 200 saluran. Hal ini sebagaimana laporan dari perusahaan keamanan platform digital, Irdeto.
Pihak Irdeto mengukapkan kepada Forbes, ada 239 siaran streaming ilegal yang ditonton sekitar 2.930.598 orang. 165 diantaranya melalui saluran media sosial seperti Facebook, YouTube, Periscope, dan Twitch, serta 65 tersedia melalui situs streaming ilegal seperti Kodi.
Tingginya harga beli saluran, yakni 100 dolar AS (sekitar Rp1,3 juta) untuk tampilan kualitas gambar HD, membuat sejumlah penggemar menggunakan internet sebagai media alternatif yang terjangkau untuk bisa menikmati pertarungan ini.
Dalam duel yang berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (26/8/2017) malam waktu setempat atau Minggu siang WIB, ini sendiri dimenangkan oleh Mayweather lewat TKO ronde ke-10.
Semula, McGregor membuat kejutan dengan tampil agresif di ronde-ronde awal. Namun, kematangan Mayweather di atas ring membuat McGregor yang notabene atlet bela diri campuran (mixed martial art) harus bertekuk lutut.
Pertarungan ini menjadi yang pertama bagi McGregor di ring tinju. Sebaliknya, bagi Mayweather, kemenangan tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan selama kariernya menjadi 50 pertarungan.
Berita Terkait
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya
-
8 Link Live Streaming CCTV Mudik Lebaran 2026, Pantau Lalu Lintas Real-Time
-
Link Live Streaming Peluncuran POCO X8 Pro Series, HP Midrange dengan 'Spek Dewa'
-
Cara Langganan Paket Streaming Murah untuk Nonton Film Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah
-
Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz
-
Bukan ke Iran! Jubir Bongkar Agenda Asli JK di Tengah Video Viral Dalam Pesawat
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Siapa Sarah Mullally? Mantan Perawat yang Jadi Perempuan Pertama Pimpin Gereja Inggris