Suara.com - Tim penyidik Mabes Polri diturunkan ke Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk mempercepat proses pengungkapan kasus pembantaian puluhan ekor rusa di Komodo.
"Kepala TNK, Sudiono telah melaporkan ke BKSDA NTT bahwa ada tim penyidik dari Mabes Polri yang datang membantu melakukan penyidikan untuk pengungkapan kasus pembantaian rusa di TNK Komodo," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, Nusa Tenggara Timur, Tamen Sitorus, di Kupang, dikutip dari Antara, Selasa (29/8/2017).
Sitorus menjelaskan kehadiran penyidik Mabes Polri untuk mempercepat proses pengungkapan kasus pembantaian rusa di kawasan konservasi Pulau Komodo, seperti di dalam foto yang beredar di media sosial.
Melihat ciri-ciri yang terlihat dalam foto yang beredar luas di media sosial terindikasi bahwa kasus pembantaian rusa terjadi dalam kawasan Taman Nasional Komodo.
"Memang proses investigasi masih berjalan, namun ada indikasi kuat bahwa pembantaian puluhan ekor rusa yang diangkut menggunakan perahu seperti di dalam foto itu benar terjadi di Pulau Komodo," kata Sitorus.
Ia menjelaskan tim investigasi dari TNK Komodo juga telah mengantongi foto pelaku serta alamat pelaku yang diduga tekah melakukan pembantaian puluhan ekor rusa itu.
Dikatakannya, berdasarkan alamat yang dikantongi TNK bahwa pelaku pemantauan puluhan ekor rusa bukan merupakan warga Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun dari luar Provinsi berbasis kepulauan ini.
"Pelakunya bukan warga NTT karena alamatnya sudah dikantongi tim investigasi TNK," kata Sitorus.
Mantan Kepala Taman Nasional Komodo ini mengaku prihatin ketika melihat foto adanya puluhan ekor rusa yang dibantai di Pulau Komodo.
"Sangat menyediakan melihat foto puluhan ekor rusa yang dibantai dalam kawasan konservasi lalu ditumpukan di atas perahu. Kasus ini harus diproses secara hukum," kata Sitorus.
Ia mengatakan apabila populasi rusa di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo semakin berkurang akibat maraknya perburuan liar maka dapat mengganggu habitat Komodo yang mengandalkan rusa sebagai makanan utama selain substitusi lain dalam kawasan tanam nasional Komodo.
Tag
Berita Terkait
-
Belajar Ikhlas di Taman Rusa USU: Ruang Pulang Saat Saya Berada di Titik Terendah
-
Level Old Money Raline Shah Beda, Pelihara Kawanan Rusa di Rumah!
-
Istana Kepresidenan Bogor Hibahkan 15 Ekor Rusa ke Taman Cadika Medan
-
Lirik Lagu Seperti Rusa yang Haus dan Maknanya yang Menyentuh
-
Terinspirasi Tragedi, Siswa SMA Raih Hibah Besar untuk Alat Keselamatan Rusa Berbasis Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim
-
Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei
-
Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam