Suara.com - Kehadiran Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman dalam rapat denhgar pendapat umum Pansus Hak Angket KPK di Gedung DPR, Selasa (29/8) malam, menuai kontroversi.
Sebab, pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah mau memenuhi undangan pansus yang dianggap tak sesuai prosedur hukum tersebut.
Bahkan, banyak pihak yang menilai kehadiran Aris di pansus tersebut bagian dari pelemahan KPK.
Bagaimana tanggapan Presiden Joko Widodo mengenai hal itu?
"Supaya diketahui ya, Pansus KPK wilayahnya DPR, wilayah legislatif, itu harus diketahui. Pansus haknya DPR, angket haknya DPR, wilayahnya di sana," kata Jokowi saat ditanya di sela-sela blusukan di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017).
Jokowi menegaskan, sebagai kepala pemerintahan dirinya tak ingin mencampuri kewenangan DPR, termasuk dalam Pansus Hak Angket KPK.
Begitu pula dengan KPK, menurutnya lembaga anti korupsi itu adalah lembaga independen yang tak bisa diintervensi oleh lembaga negara lain.
"Saya tak ingin mencampuri, nanti ada yang ngomong intervensi. Jadi tolong, ini betul-betul dilihat wilayahnya legislatif, ini wilayahnya KPK, ini wilayahnya eksekutif, tolong dilihat. KPK itu independen," tandasnya.
Baca Juga: Megawati Kurban Seekor Sapi di Masjid Agung Sunda Kelapa
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas