Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017). Sebelum menunaikan Salat Id, Jokowi menyampaikan pidatonya mengenai program infrastruktur pemerintah untuk Sukabumi.
"Dengan rahmat Allah SWT saya bisa bersilaturahmi dengan hadirin dan hadirat, sekaligus menjawab Wali Kota tadi, kenapa saya ke Sukabumi naik kereta api. Karena akan dimulai pembangunan jalur kereta api double track Bogor-Sukabumi," kata Jokowi di depan jamaah Salat Idul Adha.
Sebelumnya Wali Kota Sukabumi Muhammad Muraz dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah pusat akan mengembangkan kereta api Bogor-Sukabumi. Serta pembangunan jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).
Jokowi berjanji juga akan mengembangkan jalur kereta api dari Sukabumi ke Bandung. Ditargetkan tahun depan sudah dimulai.
"Insy Allah tahun depan akan dimulai juga dari Sukabumi-Cianjur, dan Cianjur-Bandung," ujar dia.
Kemudian, Jokowi juga menjelaskan mengenai proyek pembangunan jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi). Menurutnya proyek jalan tol ini telah lama direncanakan, namun tak kunjung dikerjakan.
"Kedua, mengenai jalan tol (Bocimi). Jalan tol itu harusnya sudah dimulai sejak tahun 1996, tapi gonta ganti investor, jadi nggak mulai-mulai. Makanya tahun lalu saya putuskan diambil alih BUMN dan langsung dikerjakan saat itu, insyallah dua tahun lagi selesai, saya cek terus," terang dia.
Selain itu, lanjut Jokowi, pemerintah akan membangun bandara di Sukabumi. Namun ia masih merahasiakan lokasinya untuk menghindari lonjakan kenaikan harga tanah.
"Ketiga, mengenai proyek bandara lokasinya tidak saya umumkan di sini. Karena kalau saya umumkan, nanti harga tanahnya naik semuanya. Jadi biar nanti saja, tahu-tahu sudah jadi. Kalau diumumkan jadi ramai, harga tanah jadi naik, nggak jadi nanti air portnya," tutur dia.
Baca Juga: Jokowi Salat Id di Lapangan Merdeka Sukabumi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK
-
Ciri-ciri Phishing dan Tips Agar Terhindar dari Penipuan Online
-
Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik
-
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
-
Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818