Suara.com - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Patrang menangkap oknum wartawan berinisial AL (51), warga Kelurahan Mangli, yang melakukan pemerasan terhadap seorang guru di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
"Anggota Polsek Patrang telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum wartawan dan melakukan pemerasan di salah satu kedai kopi di Jalan Mawar, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang," kata Wakapolres Jember Komisaris Edo Kentriko di Jember, seperti dilansir Antara. Rabu (6/9/2017).
Oknum wartawan yang juga Kepala Biro Koran Mingguan Metro Jatim tersebut, melakukan pemerasan dengan meminta uang imbalan sebesar Rp20 juta kepada seorang guru yang diduga melakukan penganiayaan terhadap siswanya.
"Tersangka melakukan pemerasan terhadap salah satu guru SMK atas dugaan penganiayaan terhadap muridnya dan dalam aksinya, pelaku mengancam akan memberitakan kasus tersebut dan melaporkan kepada Bupati Jember Faida jika tidak membayar sejumlah uang," tuturnya.
Ia mengatakan, modus yang dilakukan tersangka hampir sama dengan kasus pemerasan oknum wartawan yang pernah tertangkap sebelumnya. Modusnya adalah, pelaku tidak akan memberitakan kasus korban dengan catatan korban bersedia membayar sejumlah uang yang dimintanya.
"Dalam melakukan pemerasan, tersangka awalnya meminta uang sebesar Rp20 juta kepada korban, namun jumlah nominal tersebut ditawar oleh korban dari Rp15 juta, turun lagi Rp10 juta, hingga disepakati keduanya sebesar Rp7,5 juta," katanya.
Korban akhirnya menghubungi anggota Polsek Patrang, dan aparat kepolisian langsung melakukan penangkapan saat keduanya melakukan transaksi di salah satu kedai kopi di Jalan Mawar tersebut pada Selasa (5/9) sore.
"Barang bukti yang berhasil disita, yakni kartu pers Metro Jatim yang tercantum foto dan nama tersangka, kemudian uang tunai Rp2,7 juta, satu bolpoin, satu telepon genggam milik tersangka, dan satu telepon genggam milik korban," ujarnya.
Baca Juga: Hilangkan Jejak, Tentara Myanmar Diklaim Bakar Mayat Rohingya
Hasil pemeriksaan sementara, lanjut dia, pelaku juga menjadi target operasi beberapa Polsek di Kabupaten Jember dan menjadi residivis kasus pencurian kendaraan bermotor beberapa waktu yang lalu, sehingga tersangka ditahan di Mapolsek Patrang.
"Saat ini kasus tersangka masih dalam proses pengembangan dan dalam proses penyidikan, namun dalam kasus pemerasan itu tersangka dijerat pasal 368 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pemerasan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," katanya.
Edo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan kasus pemerasan, baik yang dilakukan oknum wartawan atau orang-orang yang mengaku wartawan alias wartawan gadungan kepada aparat kepolisian.
Sebelumnya, Polres Jember juga menangkap seorang oknum wartawan berinisial MA (52), warga Kelurahan Slawu dari Tabloid Investigasi Global, karena melakukan pemerasan terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Jember dengan meminta uang senilai Rp15 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah