Suara.com - Hari ini, genap 13 tahun kematian aktivis hak asasi manusia Munir. Munir diracun dalam perjalanan menuju Belanda dan sampai sekarang dalang pembunuhan belum terungkap.
Untuk memperingati kematian Munir, aktivis berkumpul di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, untuk meramaikan aksi Kamisan bertema Ngopi Bareng Munir. Hari ini merupakan hari Kamis yang ke 505 sejak kematian Munir.
Salah satu aktivis yang hadir pemain film berjudul Filosofi Kopi, Rio Dewanto. Rio menaruh harapan besar kepada Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pembunuhan Munir.
"Ya yang saya tahu juga pak Jokowi berjanji untuk menuntaskan kasus ham tersebut saat melakukan kampanye untuk menjadi Presiden pada waktu itu, bahkan malah bertambah banyak kasus hak asasi manusia di negeri ini," katanya.
Rio kemudian menceritakan kasus pelanggaran HAM di Langkat, Sumatera Utara. Menurut dia kasus perampasan tanah tersebut sampai sekarang belum selesai.
"Ya juga pernah langsung ke Langkat mengenai kasus perampasan hak tanah disana yang memang status tanahnya pun belum jelas milik siapa. Tapi, karena ada perusahaan yang mengusur secara paksa, dan sampai saat ini belum mendapatkan ganti rugi.
Mengapa aksi Kamisan kali ini diberi tema Ngopi Bareng Munir? Ternyata alasannya agak sarkastik.
"Ya kan Pak Jokowi suka ngopi, ini dari Filosofi kopi menyediakan kopi tanpa arsenik dan sianida (zat kimia yang digunakan untuk membunuh Munir)," kata aktivis Raisa. [M. Fauzi Daulay]
Tag
Berita Terkait
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
Dari Munir hingga Andrie Yunus, Ini Deretan Teror terhadap Aktivis di Indonesia
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi