Suara.com - Mabes Polri menilai perseteruan Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris budiman dengan koleganya penyidik senior Novel Baswedan, murni persoalan hukum.
Karenanya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, mabes tidak mau mencampuri persoalan tersebut.
"Itu masalah hukum, masalah internal KPK, silahkan Polda Metro Jaya yang menangani. Mekanismenya silakan di KPK dan Polda Metro Jaya. Kami tidak mencampuri urusan mereka," kata Rikwanto di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (9/9/2017).
Rikwanto mengatakan, untuk menyelesaikan kasus kedua pegawai KPK tersebut, polisi belum berkomunikasi dengan KPK. Karenanya, penyelesaian masalah itu harus melalui jalur hukum.
Menurutnya, persoalan Aris dan Novel intinya adalah adanya dugaan pencemaran nama baik. Sebab, Novel menyebut Aris sebagai direktur penyidikan yang tidak kredibel dan tidak berintegritas.
“Termasuk pernyataan-pernyataan dalam sidang, yang (Aris) dianggap bertemu dengan anggota Komisi III DPR atau menerima uang Rp2 miliar, itu yang dilaporkan. Jadi ini masalah seorang yang dirugikan, dia melaporkan orang yang merugikannya,” jelasnya.
Rikwanto menegaskan, mabes juga berprinsip sama mengenai persoalan antara Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Polri Komisaris Besar Erwanto Kurniadi dengan Novel.
"Setahu saya ada yang melaporkan juga ke polda. Itu masalah pribadi juga, karena si pelapor dibilang terlapor sebagai sosok yang tidak berintegritas," tandasnya.
Baca Juga: Ingin Kembali Sukses, Demokrat Diminta Usung AHY di Pilpres 2019
Berita Terkait
-
Alasan Polisi Mandek Membuat Skesta Terduga Pelaku Teror Novel
-
KPK Akan Temui Kapolri untuk Bahas Laporan Aris ke Novel
-
Laporan Aris Dituding untuk Singkirkan Novel, Ini Reaksi Polisi
-
Aris Vs Novel, Ada Kemungkinan Polisi Periksa Pimpinan KPK
-
Istri Novel Tunggu Kesempatan Bisa Ucapkan Terimakasih ke Jokowi
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
-
Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya
-
Curanmor Berujung Penembakan di Palmerah Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Jakarta hingga Cimahi
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Nadiem Hadapi Putusan Sela, Bebas atau Lanjut ke Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Rp2,18 Triliun?