Suara.com - Polisi menangkap satu orang pelaku penembakan dua anggota Polisi Resor Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, yakni Bripka Jainal dan Bripka Gofur, Senin (11/9/2017). Dua polisi itu ditembak seusai mengantarkan anaknya ke sekolah.
"Sementara ini, Polres Kota Bima sudah menangkap satu pelaku,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Senin siang.
Setyo mengatakan, satu pelaku yang ditangkap belum diinterogasi lebih dalam, apakah melakukan penembakan terhadap Bripka Jainal atau Bripka Gofur. Pasalnya, penembakan itu dilakukan di dua lokasi berbeda.
"Salah satu korban kenal dengan pelaku. Karena waktu kejadian melihat dan dikenal masyarakat," ujar Setyo.
Setyo juga mengakui belum mengetahui jumlah pelaku yang melakukan penembakan. "Masing-masing diduga pelaku dua orang. Pelaku lain masih dalam pengejaran," terangnya.
Setyo masih belum dapat menyimpulkan motif pelaku melakukan penembakan, lantaran masih memeriksa sejumlah saksi mata.
"Kami belum bisa menyampaikan mengenai motifnya, jangan menduga-duga. Tapi akan kami buktikan dari hasil pemeriksaan lapangan di TKP maupun keterangan saksi," janjinya.
Ia mengungkapkan, kedua polisi tadi ditembak ketika tidak memakai seragam kedinasan. Dua polisi itu kekinian dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima, untuk dioperasi mengambil peluru yang bersarang di tubuhnya.
Baca Juga: Jokowi: Warga Juga Keluhkan Laudya Cynthia Bella Diambil Asing
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan