Suara.com - Bisa memberikan semua hal yang terbaik untuk si buah hati, mungkin menjadi impian setiap orang tua. Namun, tak jarang impian itu harus kandas karena terbelit masalah perekonomian.
Harga-harga barang Kebutuhan hidup yang kian melambung tinggi, menyebabkan tak sedikit orang tua yang harus menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja.
Bahkan, lantaran tak mampu menyewa pengasuh atau tempat penitipan, banyak anak-anak yang terpaksa menghabiskan masa kecil mereka untuk ikut orang tuanya bekerja.
Setidaknya, itu seperti yang dialami kedua bocah di Filipina ini. Mereka terpaksa harus ikut kedua orang tuanya yang berdagang di pasar daerah Divisoria, Manila.
Sang ayah berdagang jagung bakar. Sedangkan ibu mereka berjualan buah rambutan. Ketika kedua bocah itu mengantuk, orang tua mereka terpaksa ”menyulap” laci gerobak dagangan sebagai ranjang.
Kisah dan foto kedua bocah itu tengah tertidur lelap di laci gerobak dagangan orang tuanya tengah viral di kalangan warganet Filipina.
Cerita yang dianggap memilukan bagi warganet itu, kali pertama diunggah oleh Shair Joy Mendelez ke Facebook.
”Aku tadinya tak berniat membeli rambutan ataupun jagung mereka. Tapi, ketika aku berjalan di dekat gerobak rambutan, ada satu balita perempuan berkaus singlet kuning dan balita laki-laki berbaju putih tertidur lelap di dalam gerobak itu. Ternyata keduanya anak pedagang itu,” tulis Mendelez.
Baca Juga: Perdana Diperiksa KPK, Bupati Rita Widyasari Langsung Ditahan
Karena iba, Mendelez membeli lima jagung bakar dan tiga kilogram rambutan milik suami istri itu.
”Kuharap, kalau kalian ke pasar Divisoria, belilah dagangan mereka. Aku juga berharap, kita semua lebih banyak berbelanja ke pedagang-pedagang seperti mereka ketimbang ke super-supermarket,” harapnya.
Foto dan kisah pasutri pedagang dan kedua anaknya itu telah disebar ulang lebih dari seribuan warganet.
Berita Terkait
-
Presiden Duterte: Kalau Aku Sembunyikan Harta, Tembak Saja
-
Kekejaman Duterte Picu Banyak Pemuda Gabung Gerilyawan Komunis
-
Presiden Duterte: Kalau Benar Putraku Bandar Narkoba, Tembak Saja
-
Duterte: Organisasi HAM Kritik Saya Tapi Diam soal Rohingya
-
Usai Pecundangi Filipina, Egy Ingatkan Rekannya Tetap Rendah Hati
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk
-
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS
-
Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi
-
Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita