Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menggerebek T-1 Sauna di Ruko Plaza Harmoni Blok A, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10) malam pekan lalu. Tempat sauna itu diduga menjadi ajang prostitusi sesama jenis.
Kapolres Jakpus Komisaris Besar Suyudi Ario Seto menjelaskan, polisi menggerebek sauna itu setelah mendapat laporan masyarakat yang merasa resah.
Melalui penggerebekan itu, polisi menjaring orang yang diduga pasangan homoseksual dan pengelola T-1 Sauna.
“Kami menemukan dan mengamankan 51 pengunjung, laki-laki semua,” tegas Suyudi seperti dilansir laman resmi Polri, Tribratanews, Minggu (8/10/2017).
Ia mengatakan, 7 di antara 51 laki-laki itu adalah warga negara asing. Rincinya, 4 orang dari Tiongkok, satu dari Singapura, seorang dari Thailand, dan satu lagi dari Malaysia.
“Pengunjung ini akan kami identifikasi identitasnya, diambil sidik jari dan difoto. Setelah itu kami akan berikan sanksi, baru dipulangkan,” terangnya.
Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai Rp14juta, rekening koran PT Teritor Alam Sejati, daftar karyawan, mesin EDC Mandiri, satu bandel berkas, 14 nota, 12 handuk, 13 alat perangsang merek Rush, dan kondom.
Sementara di sekitar sauna tersebut, terdapat bungkus “pelumas” bekas pakai yang diduga digunakan dalam pesta gay.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menetapkan 6 orang sebagai tersangka, 5 di antaranya yakni GG (pemilik T-1 Sauna), GCMP (penanggungjawab T-1 Sauna), MAS (petugas kasir), TN (petugas pencatat pengunjung), KN (karyawan), serta PP, MF,dan FI (office boy).
Baca Juga: Pemukiman di Belakang Hotel Balairung Matraman Terbakar
Sedangkan satu orang lainnya berinisial HI yang merupakan pemilik T-1 Sauna masih dalam pencarian.
“Para tersangka akan dijerat Pasal 30 Jo Pasal 4 (2) Undangan-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau pasal 296 KUHP. Ancaman 6 tahun penjara,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Dalami Pemeriksaan, Polisi Telusuri Pelanggan Prostitusi Gay T1
-
Terkecoh Kedok Tempat Fitnes T1, Pengunjung: Geli Gue, Najis!
-
Tutupi Aktivitas Pesta Gay, Ruko T1 Berizin Tempat Fitnes
-
Pesta Gay T1 Sauna Digerebek, 51 Pria Sedang Asyik di Ranjang
-
T1 Sauna Ternyata Saingan Atlantis Kelapa Gading soal Pesta Gay
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra