Suara.com - Rekontruksi kasus perampokan dan pembunuhan terhadap suami istri, Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53) di Jalan Pengairan, Nomor 21, RT11/RW6 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017), masih berlangsung.
Memasuki adegan ke 22, para pelaku ketika itu diketahui memasukkan korban Zakaria dan Zakiya yang telah meninggal dunia ke bagasi belakang mobil Toyota Altis milik korban. Kedua korban itu terlebih dulu dibungkus selimut.
"Adegan ke-22 korban di masukan ke mobil ke bagasi oleh dua tersangka, Zul dan Engkos, sudah dalam kondisi meninggal. Selanjutnya dibawa ke Purbalingga," kata Kepala Unit Subdit 3 Ranmor Polda Metro Jaya Komisaris Wagino.
Kemudian, tersangka Sutarto ternyata bertugas mengambil sejumlah harta korban yang berada di dalam rumah.
Selanjutnya, pada adegan ke 23 dan 24, tersangka Engkos membuka pintu gerbang rumah. Sementara Zulkifli sudah berada di mobil yang membawa korban. Sedangkan Sutarto duduk disebelah Zulkifli.
Untuk adegan ke 25 dan 26, korban telah dibawa menuju perjalanan ke Purbalingga, Jawa Tengah.
Kasus perampokan dan pembunuhan terhadap pasutri dilakukan oleh tiga mantan karyawan pada Minggu (10/9/2017).
Ketiga mantan karyawan yaitu Ahmad Zulkifli, Sutarto, dan Engkos Kuswara. Zulkifli merupakan mantan supir sekaligus otak perampokan ditembak mati karena melawan petugas.
Baca Juga: Resmi Menjanda, Mantan Donny Kesuma Menangis Sesegukan
Setelah menggasak harta korban, Zulkifli, Sutarto, dan Engkos membawa mayat ke Jawa Tengah dan membuangnya di bawa jembatan Sungai Klawing, Purbalingga.
Berita Terkait
-
Begini Kejinya Pasutri Bos Garmen Dibunuh 3 Eks Karyawannya
-
Rekonstruksi Pembunuhan Digelar, Polisi Kawal Ketat Dua Pelaku
-
Warga Marah Lihat Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri Bos Garmen
-
Tega Banget, Suami Bakar Apartemen yang Ditinggali Istri dan Anak
-
Dokter Autopsi Nenek yang Tewas Diikat dan Muka Dilakban
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar