Suara.com - Puing-puing bangunan rumah penduduk Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, masih terlihat pada Senin (9/10/2017). Bangunan semi permanen tersebut terbakar pada Sabtu (7/10/2017), sekitar jam 19.20 WIB.
Warga bernama Liber Simangunsong (58) terlihat sibuk ketika ditemui Suara.com. Liber merupakan salah satu korban kebakaran.
Setelah ngobrol beberapa saat, Liber menceritakan kejadian menegangkan hari itu.
"Awal kejadian itu dari rumah bapak Yopi, dia lagi manasin air panas ditinggal ke kamar mandi, lupa matikan kompornya. Ternyata airnya sampai kering tahunya panci langsung meledak dan kena selang tabung gas, timbullah percikan api, " kata Liber.
Si jago merah dengan cepat melalap bangunan karena di tempat tinggal Yopi terdapat banyak barang bekas yang mudah terbakar.
"Di dalam rumah dia itu (Yopi) banyak kardus, plastik, dan kasur bekas. Makanya begitu terbakar langsung merembet kemana-mana," tuturnya.
Angin pada waktu itu berhembus kencang. Angin mengarah ke utara. Gereja yang terletak di utara rumah Yopi kemudian ikut dilalap si jago merap.
"Abis dari utara, pindah arah (angin) lagi ke selatan, akhirnya kena rumah saya," kata Liber.
Liber trauma dengan peristiwa hari itu. Barang-barang berharga miliknya tak dapat diselamatkan. Dia mengaku kehilangan enam bangunan.
"Rumah saya ada enam dan semua terbakar, saya perkirakan kerugian dari rumah saya saja sekitar Rp900 jutaan beserta isinya. Untuk keseluruhan saya tidak tahu lagi berapa, Rp2 miliar lebih mungkin ada," kata dia.
Memang tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tetapi warga teramat sedih karena barang-barang berharga mereka ludes.
"Syukurnya korban jiwa tidak ada, yang luka-luka juga tidak ada, anak -anak semua selamat, warga saling menolong satu sama lainnya sih. Saat ini kami diungsikan di masjid, dibantu oleh RT, RW setempat," katanya.
Posko
Setelah kebakaran, posko pengungsian didirikan di dekat SMAN 30, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Relawan yang ikut mendirikan posko berasal dari Solidaritas Merah Putih.
"Kami di sini mendirikan posko untuk korban, kami dirikan di depan tempat kejadian," kata anggota Solmed Nita Lubis.
Selain memberikan layanan kesehatan, relawan Sosmed juga membantu warga membersihkan puing.
Posko yang mereka dirikan menyediakan makanan dan minuman, pakaian, pampers, dan selimut serta bantal.
"Di sini juga kami membantu memasak di dapur, memberikan beberapa perlengkapan seperti pakaian dan makanan yang kami punya untuk para korban, juga melayani cek kesehatan," katanya
Korban kebakaran mencapai 15 kepala keluarga yang terdiri dari 40-50-an anggota keluarga.
"Sudah kami cek, sekitar 15 KK dan kurang lebih 50-an orang anggota keluarganya. Tapi ada yang pergi ke rumah keluarganya yang lain untuk sementara tinggal di sana. Kesehatan korban sampai saat ini semuanya sehat, baik-baik saja. Kata orang-orang sini sih hanya hewan saja kemarin dua ekor anjing kebakar," tuturnya. [Melly Manalu]
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
IPA PAM JAYA Terbakar! Api Lahap Bak Penampungan Air di Muara Karang, Diduga Akibat Percikan Las
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Waspada! BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini
-
Prabowo Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Super Strategis ke Pengusaha AS
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara