- BMKG tetapkan status Siaga cuaca ekstrem untuk sebagian besar wilayah Jabodetabek.
- Waspada potensi banjir dan angin kencang di Jabodetabek hingga 22 Februari.
- Jakarta Barat dan Selatan berstatus Siaga bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi wilayah Jabodetabek pada Kamis (19/2/2026). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring munculnya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah titik rawan.
Berdasarkan data resmi BMKG, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok kini ditetapkan dalam status Siaga.
Pihak BMKG menjelaskan bahwa pada level tersebut, potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor dapat berdampak signifikan.
"Potensi dampak bencana ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga merusak infrastruktur," bunyi keterangan resmi BMKG melalui akun media sosialnya.
Sementara itu, status Waspada ditetapkan untuk wilayah Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Bogor. Level ini diprediksi akan memicu gangguan pada ritme aktivitas harian warga akibat perubahan cuaca yang fluktuatif.
"Potensi dampak pada level Waspada berupa genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat menghambat mobilitas masyarakat," lanjut keterangan tersebut.
Selain ancaman hujan, peringatan dini angin kencang juga menghantui mayoritas wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan sepanjang hari ini. Kondisi atmosfer yang tidak menentu ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga 22 Februari 2026.
Pihak berwenang menekankan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko bencana di tengah cuaca ekstrem. Warga yang melihat atau terdampak bencana diimbau segera melapor melalui kanal pelaporan yang tersedia.
Informasi cuaca terkini juga dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi resmi InfoBMKG demi menjamin keselamatan masyarakat luas.
Baca Juga: Masjid Istiqlal Dipenuhi Jemaah pada Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 Hijriah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M
-
Siap-siap Biaya Haji 2027 Naik! Hati-hati Pelayanan Jemaah Jadi Korban Jika Anggaran Dipangkas