Suara.com - Kapolsek Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat Komisaris Polisi Armunanto mengatakan saat ini pihaknya mengerahkan 500 orang personelnya untuk mengamankan Rapat Pleno Golkar.
Rapat itu akan digelar DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (11/10/2017). Ada 500 polisi yang akan menjaga rapat itu.
"Disiapkan 500 personel. Gabungan dari Sabara, Brimob, dan Reskrim," kata Armunanto saat dihubungi, Rabu (11/10/2017).
Armunanto membantah pengerahan ratusan personil dan beberapa mobil anti huru-hara dipersiapkan sabagai antisipasi terjadinya kerusuhan.
"Mobil itu hanya protap saja. Kita kan harus memberikan rasa aman dan nyamam," ujar Armunanto.
Rapat pleno DPP Golkar rencananya baru dimulai pukul 14.00 WIB. Ketua Umum Golkar Setya Novanto dijadwalkan hadir untuk memimpin rapat pleno tersebut.
Dalam surat undangan rapat pleno yang beredar, tercantum agenda pembahasan HUT ke-53 Partai Golkar dan Rapat Kerja Nasional. Selain itu, rapat pleno juga direncanakan membahas persiapan pelaksanaan rekrutmen calon legislatif dari Partai Golkar.
Wakil Sekretaris Jenderal Golkar, Sarmuji mengatakan tidak menutup kemungkinan rapat juga akan membahas revitalisasi kepengurusan DPP Partai Golkar.
Saat ditanya mengenai pencopotan Ketua Koordinator Bidang Hukum dan Keamanan Yorrys Raweyai, Sarmuji enggan menanggapi.
Baca Juga: Jelang Novanto Umumkan Pengurus Baru Golkar, Kantor Dijaga Ketat
"Kabarnya ketua umum (Novanto) yang akan memimpin," kata Sarmuji di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi