Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto mulai beraktivitas di DPR, Selasa (10/10/2017). Ketua Umum Partai Golkar ini pun melakukan pertemuan tertutup dengan anggotanya di setiap fraksi di DPR.
Ketua DPP Partai Golkar Rambe Kamarul Zaman menjadi salah seorang yang bertemu dengan Novanto. Kata Rambe, hari ini adalah hari pertama kerja Novanto setelah izin selama beberapa pekan karena mengklaim sakit.
"Ya ini hari pertama kerja. Harus jalan baik. Sehat-sehat," kata Rambe di DPR, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Rambe kemudian bercerita, pertemuan dengan Novanto ini membicarakan sejumlah isu terkini. Sebagai Anggota Komisi II DPR, dia bercerita kepada Novanto tentang proses pendaftaran Pemilu 2019.
"Jadi ini sudah mulai pendaftaran. Semua. Bukan hanya Partai Golkar. Hari ini kan mendaftar PSI. Untuk apa mendaftar? Pertama, sebagai partai dia sudah berbadan hukum. Mendaftar peserta pemilu. Semua partai. Nanti PKPU, seluruh partai politik peserta pemilu harus masuk dalam sipol. Ya jelas memang, ada pengurusnya ngga. Ada pengurusnya ngga," kata dia.
Namun, dia buru-buru menyergah ketika ditekankan bahwa pertemuan tadi adalah laporan tiap komisi di DPR kepada Novanto selama dia izin sakit.
"Nggak. Banyak cerita sajalah," ujarnya.
Terpisah, Anggota Komisi II DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan kalau Novanto memang sudah masuk kerja ke DPR. Namun, Ace mengatakan belum bertemu dengan Novanto.
"Saya belum (lihat) tapi katanya beliau kan sudah masuk," kata Ace.
Politikus Golkar ini mengatakan kalau Partai Golkar akan melakukan rapat pleno, besok, Rabu (11/10/2017). Bahkan, rapat pleno ini akan dipimpin oleh Novanto.
"Besok sudah firm (memimpin) rapat pleno menyampaikan soal, nggak sih sebenernya melaporkan hasil hut, dan Rakernas," kata dia.
Baca Juga: Setya Novanto Belum Benar-benar Bebas dari KPK
Sejak pagi tadi, sejumlah Politisi Partai Golkar berdatangan menuju ruangan pimpinan DPR, di Nusantara III, Selasa (10/10/2017).
Di antaranya adalah Azis Syamsudin, Satya Yudha dan Bambang Soesatyo. Mereka datang ke tempat itu secara tidak bersamaan. Kemudian, tampak juga Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Agung Laksono yang datang ke DPR. Agung datang ke Gedung Sekretariat Jenderal DPR.
Berkumpulnya elit partai Golkar ini berbarengan dengan beredarnya informasi bahwa Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR Setya Novanto sudah masuk kerja di DPR. Bahkan, di kalangan wartawan beredar foto lelaki mirip Novanto yang tampak memakai jas atau PSL berwarna hitam dengan syal di lehernya.
Di foto itu, lelaki tadi tampak melewati sebuah lift yang sudah terbuka dengan tombol yang dipencet oleh petugas Pengamanan Dalam (Pamdal). Dalam foto itu juga tampak ada perempuan dengan menggunakan hijab putih dan lelaki berkemeja putih.
Belum ada informasi tentang keberadaan Novanto di DPR ini. Semua petugas pamdal yang berjaga di ruang pimpinan DPR mengatakan tidak tahu perihal keberadaan Novanto itu. Elit Golkar yang tampak hadir tadi pun tidak mau menceritakan perihal kedatangan mereka ke ruangan pimpinan DPR.
"Kalau saya mau ketemu sekjen (DPR). (Kalau kabar Novanto?) Saya belum tahu, saya mau ngecek dulu," ujar Agung Laksono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat