Ilustrasi garis polisi [Shutterstock]
Anggota TNI AL Lettu Satrio terlibat perkelahian dengan pengendara mobil Mazda nomor polisi B 1599 PVH di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017), sekitar jam 12.00 WIB.
Perkelahian tersebut diduga berawal dari ulang penumpang mobil Mazda membuang sampah secara sembarangan. Sampah yang dilemparkan dari dalam mobil ternyata mengenai perempuan yang diboncengkan Satrio dengan sepeda motor. Perempuan tersebut tak lain istri Satrio.
Satrio dan istrinya kemudian meminta pengendara mobil Mazda berhenti.
Selanjutnya, terjadilah baku hantam. Perkelahian tersebut terekam video. Video berdurasi sekitar 1 menit 3 detik kini viral di media sosial.
Berdasarkan video yang beredar, mereka saling adu pukul di tengah jalan.
Kasus tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi. Kini sedang ditangani Polsek Pulogadong.
"Benar kasus itu (kami) ditangani," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.
Polisi akan berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menyelidiki kasus tersebut.
Perkelahian tersebut diduga berawal dari ulang penumpang mobil Mazda membuang sampah secara sembarangan. Sampah yang dilemparkan dari dalam mobil ternyata mengenai perempuan yang diboncengkan Satrio dengan sepeda motor. Perempuan tersebut tak lain istri Satrio.
Satrio dan istrinya kemudian meminta pengendara mobil Mazda berhenti.
Selanjutnya, terjadilah baku hantam. Perkelahian tersebut terekam video. Video berdurasi sekitar 1 menit 3 detik kini viral di media sosial.
Berdasarkan video yang beredar, mereka saling adu pukul di tengah jalan.
Kasus tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi. Kini sedang ditangani Polsek Pulogadong.
"Benar kasus itu (kami) ditangani," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.
Polisi akan berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menyelidiki kasus tersebut.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Pesawat TNI AL Bonanza G36 Crash Landing di Juanda, Awak Selamat dan Hanya Alami Kerusakan Ringan
-
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan