Forum Betawi Rempug [suara.com/Bowo Raharjo]
Massa dari berbagai organisasi kemasyarakat berkumpul di halaman Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017), sore.
Mereka tengah menunggu kehadiran gubernur dan wakil gubernur baru, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, yang sekarang masih di Istana Negara.
Ormas yang memeriahkan acara, antara lain Front Betawi Rempug, Gerakan Laskar Pro 08, dan Relawan Rumah Joeang.
Mereka tengah menunggu kehadiran gubernur dan wakil gubernur baru, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, yang sekarang masih di Istana Negara.
Ormas yang memeriahkan acara, antara lain Front Betawi Rempug, Gerakan Laskar Pro 08, dan Relawan Rumah Joeang.
Halaman Balai Kota sampai tak mampu menampung massa yang terus menerus bertambah menjelang petang.
Massa meluber sampai ke sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.
Warga kompak menyanyikan lagu-lagi yang sering dibawakan ketika Anies-Sandiaga masih berkampanye.
Karena dipenuhi massa, arus lalu lintas jalur tersebut untuk sementara ke jalur lain semenjak pukul 15.50 WIB.
"Kami melakukan rekayasa, alihkan arus lalu lintas dari Tugu Tani yang mau ke Patung Kuda kami alihkan ke Jalan Ridwan Rais - Jalan Medan Merdeka Timur," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.
Budiyanto mengatakan sebanyak 200 petugas kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas.
"Penutupan sampai kapan kami akan lihat situasi. Pengaturan semua bersifat situasional," kata dia.
Anies dan Sandiaga saat ini sedang persiapan ke Balai Kota setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Malam ini, mereka akan menyapa pendukung di Balai Kota sekaligus syukuran bersama.
Budiyanto mengatakan sebanyak 200 petugas kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas.
"Penutupan sampai kapan kami akan lihat situasi. Pengaturan semua bersifat situasional," kata dia.
Anies dan Sandiaga saat ini sedang persiapan ke Balai Kota setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Malam ini, mereka akan menyapa pendukung di Balai Kota sekaligus syukuran bersama.
Komentar
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Komplotan Ormas FBR Bojongsari yang Peras Pedagang di Depok, Korban Sampai Dicekik
-
Bentrok Ormas FBR Vs BANTARA Pecah di Jakut, Belasan Orang Ditangkap Polisi
-
Pramono Usai Resmi Didukung FBR: Saya Haqqul Yakin Akan Menang
-
Usai Terima Dukungan, Pramono Minta FBR Tongkrongi TPS Saat Hari Pencoblosan
-
Resmi Beri Dukungan, FBR Yakin Pramono-Rano Mampu Majukan Budaya Betawi
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat