Suara.com - Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di India mengalami kejadian memilukan. Dia diperkosa, hamil dan pada akhirnya melahirkan bayi.
Anak perempuan ini melahirkan Agustus 2017 lalu. Itu artinya, dia diperkosa setahun lalu dan melahirkan di usia 11 tahun.
Lebih mirisnya, dia diperkosa oleh dua pamanya. Kepolisian kota Chandigarh di India utara menjadikan keduanya tersangka. Mereka adalah adik lelaki ayah korban.
Namun, penetapan tersangka itu melewati jalan berliku. Polisi baru tahu si pemerkosa setelah mengambil DNA bayi perempuan itu dan mencocokan dengan dua terduga pemerkosa. Gadis yang diperkosa itu pun menunjuk hidung dua pamannya.
"Kami mendapatkan DNA bayi yang diuji oleh departemen forensik, dan ini cocok dengan (sampel yang diambil dari kedua paman)," Neelambari Jagadale, pengawas kepolisian senior Chandigarh kepada CNN.
Keduanya ditangkap 19 September kemarin. Saat ini kasus itu tengah bergulir di pengadilan.
Gadis korban pemerkosaan dua pamannya itu sempat mengajukan aborsi ke pengadilan. Gadis tersebut melahirkan seorang anak perempuan melalui operasi caesar 18 Agustus di Government Medical College and Hospital di Chandigarh.
Dia melahirkan bayi setelah Mahkamah Agung India menolak permohonan aborsi pada Juli. saat itu usia kandungan gadis itu 35 minggu. Sementara UU kehamilan India membolehkan aborsi di usia 20 minggu. Dengan catatan izin pengadilan lewat dokter.
India memiliki catatan buruk kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Ada 20.000 kasus pemerkosaan atau serangan seksual dilaporkan pada tahun 2015. (CNN/wtvr)
Baca Juga: Perkosaan, Pembantaian dan Pelanggaran HAM Rohingya di Myanmar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru
-
Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific
-
Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?
-
Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang