Suara.com - Kejuaraan Keterampilan Kejuruan Dunia (WorldSkills) Abu Dhabi 2017 telah resmi dibuka di ibukota Uni Emirat Arab (UEA). Acara yang berlangsung pada 14-19 Oktober 2017 ini diawali dengan upacara pembukaan spektakuler di Du Arena, Pulau Yas, Abu Dhabi.
Sebanyak 1.300 pesaing dari seluruh dunia yang akan memperebutkan posisi sebagai yang terbaik dalam berbagai keterampilan yang mereka kuasai selama WorldSkills Abu Dhabi 2017.
“WorldSkills adalah salah satu platform kejuaraan keterampilan terbesar di dunia, yang memberi kesempatan mengadu keterampilan putra-putri terbaik bangsa dengan yang terbaik di dunia," kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Satrio Bambang Lelono, Abu Dhabi, Jumat (15/10/2017).
Menurut rencana, akan ada kompetisi dalam 51 keahlian berbeda yang dipertandingkan, mulai dari budidaya bunga, penyusunan batu bata bata, perawatan pesawat terbang, hingga robotika.
“Indonesia mengikuti 29 cabang kompetisi, dengan 31 kompetitor (peserta). Saya harap putra-putri perwakilan Indonesia bisa mengerahkan kemampuannya secara maksimal,” katanya lagi.
Sekitar 60 negara anggota WorldSkills telah mengirimkan timnya untuk bersaing. Acara ini diadakan di bawah naungan Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed, Putra Mahkota Abu Dhabi, dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA.
Dalam lawatannya ke Abu Dhabi, Satrio mengajak beberapa kepala balai latihan kerja (BLK), mengingat pentingnya peran BLK dalam pelatihan vokasional.
“Saya harap, nantinya dapat memunculkan calon-calon kompetitor dari BLK,” harap Satrio.
Saat ini, salah satu instruktur BLK Bekasi, Farid Rinanto, mewakili Indonesia dalam kejuaraan sebagai expert yang mendampingi kompetitor elektro. Sementara itu, wakil Indonesia dalam Kejuruan Welding, Rizal Hafizhi, berjanji akan berikan yang terbaik demi bangsa.
“Saya berharap yang terbaik. Semoga saya bisa mengibarkan sang Merah Putih di sini," ujarnya.
WorldSkills Abu Dhabi 2017 dibuka untuk umum di Pusat Pameran Nasional Abu Dhabi, pukul 10.00 pada hari Minggu, 15 Oktober 2017 dan dihadiri sekitar 100.000 orang, termasuk 80.000 anak sekolah dan 10.000 pengunjung internasional.
Berita Terkait
-
Polemik Status Warga Negara Dean James Masuk Laporan KNVB
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Ekspresi Elkan Baggott Jadi Sorotan usai Kembali Gabung Timnas Indonesia
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Beckham Putra Tunda Mudik Demi Timnas Indonesia, Siap Jawab Kepercayaan John Herdman
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma