Suara.com - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez mengaku balapan MotoGP 2017 merupakan yang tersulit. Menurutnya, persaingan semakin ketat menyusul performa pebalap lain yang kian kompetitif.
Saat ini Marquez masih memimpin klasemen dengan perolehan poin 244. Namun, posisinya belumlah aman untuk mengunci juara dunia MotoGP karena di bawahnya ada pebalap Ducati, Andrea Dovizioso yang hanya selisih 11 poin.
Meski mengaku sedikit kesulitan di awal kompetisi, pebalap asal Spanyol tetap yakin akan meraih gelar juara dunia di tahun 2017 ini.
"Musim ini sangat sulit, banyak pebalap yang sangat kompetitif. Saya sedikit kesulitan di awal musim, tapi saya bisa bangkit dan yakin tentunya," kata Marquez di kawasan BSD, Tangerang, Selasa (17/10/2017).
Soal pesaing, Marquez mengaku tidak menyangka jika Dovi bisa bersaing dalam perebutan gelar juara. Oleh karenanya, dia bakal berusaha sekuat tenaga bisa memenangi tiga laga sisa MotoGP.
"Kejutan datang dari Dovizioso, tak banyak yang menyangka dia bisa berpacu dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, kami akan tetap berusaha untuk mencapai apa yang menjadi tujuan kami," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak