Suasana sekitar Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Pedagang kaki lima di sekitar Polda Metro Jaya bernama Muri (48) mengaku diminta seorang lelaki yang tak dia kenal untuk menjaga koper berwarna biru dan tas ransel pada Selasa (17/10/2017), kemarin. Tetapi, Muri menolak.
Sampai akhirnya, dua barang yang kemudian menghebohkan tersebut ditemukan di dekat pos pengamanan Polda Metro Jaya, Rabu (18/10/2017).
Muri masih ingat ucapan lelaki yang datang kepadanya hari itu. Dia bilang sedang ada urusan di Polda Metro sehingga ingin menitipkan barang dulu.
"Katanya mau ke dalam (Polda Metro Jaya)," kata dia.
Lain lagi cerita Warsi (50). Lelaki itu juga datang padanya untuk membeli minuman teh dan makanan ringan.
"Pesen teh manis panas sama kue onde-onde satu, kemarin. Saya lihatnya pagi jam enam," kata Warsi.
Saat melayani pesanan, Warsi melihat koper dan tas ransel tersebut di pagar Polda Metro Jaya.
"Aku lihatnya ditaruh di pagar," katanya.
Menghebohkan
Beberapa waktu yang lalu, tim Gegana Mabes Polri tiba di lokasi penemuan koper dan tas ransel. Mereka ingin memastikan apakah isinya berbahaya atau tidak.
Polisi kemudian mengamankan seorang lelaki lantaran dicurigai sebagai pemilik benda mencurigakan itu.
Saat ini, pemuda yang mengenakan topi tersebut masih menjalani pemeriksaan di gedung Subdit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Sampai akhirnya, dua barang yang kemudian menghebohkan tersebut ditemukan di dekat pos pengamanan Polda Metro Jaya, Rabu (18/10/2017).
Muri masih ingat ucapan lelaki yang datang kepadanya hari itu. Dia bilang sedang ada urusan di Polda Metro sehingga ingin menitipkan barang dulu.
"Katanya mau ke dalam (Polda Metro Jaya)," kata dia.
Lain lagi cerita Warsi (50). Lelaki itu juga datang padanya untuk membeli minuman teh dan makanan ringan.
"Pesen teh manis panas sama kue onde-onde satu, kemarin. Saya lihatnya pagi jam enam," kata Warsi.
Saat melayani pesanan, Warsi melihat koper dan tas ransel tersebut di pagar Polda Metro Jaya.
"Aku lihatnya ditaruh di pagar," katanya.
Menghebohkan
Beberapa waktu yang lalu, tim Gegana Mabes Polri tiba di lokasi penemuan koper dan tas ransel. Mereka ingin memastikan apakah isinya berbahaya atau tidak.
Polisi kemudian mengamankan seorang lelaki lantaran dicurigai sebagai pemilik benda mencurigakan itu.
Saat ini, pemuda yang mengenakan topi tersebut masih menjalani pemeriksaan di gedung Subdit Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Komentar
Berita Terkait
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Bantah Tukar Guling dengan Thomas, Purbaya Jelaskan Tugas Wamenkeu Juda Agung
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan