Suara.com - Polda Metro Jaya menegaskan, tetap akan memanggil Sandiaga Uno untuk diperiksa sebagai terlapor dalam kasus penggelapan hasil penjualan tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten, yang terjadi pada tahun 2012.
Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya juga dipastikan, jabatan Sandiaga yang kekinian menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta tak bakal memengaruhi proses pemeriksaan.
"Ya tidak (berpengaruh) lah. Karena sampai saat ini memang tidak ada hubungannya. Kalau ada hubungannya tentu kami panggil," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (25/10/2017).
Namun, Argo mengakui belum mengetahui secara pasti kapan penyidik memeriksa Sandiaga.
"Pemeriksaannya belum. Alasannya ya belum diagendakan. Apakah betul atau tidak ya tergantung penyidik," tukasnya.
Argo menyampaikan, penyidik juga menelusuri dugaan keterlibatan Sandiaga dari keterangan Andreas Tjahjadi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Sejauh ini, kata Argo, polisi masih berkonsentrasi untuk mendapatkan keterangan Andreas yang tak lain adalah rekan bisnis Sandiaga.
"Nanti kami cek keterlibatan dia. Karena yang kami fokuskan ya temeanya, Pak Andreas itu yang sudah jadi tersangka," tandasnya.
Sandiaga sendiri tak memenuhi panggilan polisi pada Rabu (11/10/2017). Sandiaga beralasan sibuk mengurusi sejumlah kegiatan sebelum resmi dilantik sebagai wagub.
Kasus yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang menjadi penerima kuasa Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat. Selain Sandiaga, Fransiska juga melaporkan Andreas dalam kasus yang sama.
Sandiaga dan Andreas juga kembali dilaporkan Fransiska terkait kasus dugaan pemalsuan kuitansi. Kasus ini masih berkaitan dengan kasus yang pertama tentang dugaan penggelapan tanah.
Berita Terkait
-
Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro
-
Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal
-
Youtuber Bigmo Dipanggil Polisi Senin Depan, Buntut Promosi Vape Libatkan Anak
-
995 Senjata di Sekolah Jaksel Ternyata Barang Impor, Polisi Telusuri Izin Simpan hingga Pemiliknya
-
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!