Pohon Keben di Istana [suara.com/Erick Tanjung]
Di antara tanaman yang tumbuh subur di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, terdapat dua pohon besar yang mencolok. Namanya pohon Keben, nama lainnya Barringtonia Asiatica, atau sering disebut pohon perdamaian.
Dua pohon rindang tersebut terletak di halaman Istana Negara, tepatnya di samping dua pohon beringin. Pohon jenis ini banyak tumbuh di pantai wilayah Sumatera dan Jawa.
Pohon Keben di Istana punya sejarah tersendiri. Pohon tersebut ditanam langsung oleh Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto pada 5 Juni 1986. Ketika itu bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia.
Pohon Keben dijadikan sebagai simbol perdamaian oleh Soeharto. Hal ini sesuai anjuran Badan Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa Bangsa agar setiap negara menanam pohon yang melambangkan perdamaian.
Dua pohon rindang tersebut terletak di halaman Istana Negara, tepatnya di samping dua pohon beringin. Pohon jenis ini banyak tumbuh di pantai wilayah Sumatera dan Jawa.
Pohon Keben di Istana punya sejarah tersendiri. Pohon tersebut ditanam langsung oleh Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto pada 5 Juni 1986. Ketika itu bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia.
Pohon Keben dijadikan sebagai simbol perdamaian oleh Soeharto. Hal ini sesuai anjuran Badan Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa Bangsa agar setiap negara menanam pohon yang melambangkan perdamaian.
Pohon setinggi sekitar 7 meter tersebut memiliki batang bercabang dan daunnya lebar. Pohon ini terawat.
Seorang pekerja taman dari Staf Rumah Tangga Sekretariat Kepresidenan, Muslih Bin Risan, menjadi saksi penanaman pohon itu.
"Saat itu saya yang menyediakan airnya saat Ibu Tien menanam pohon itu," kata Muslih kepada Suara.com.
Pria lansia ini mengaku sudah bekerja di bagian rumah tangga Kepresidenan sejak era Presiden Soekarno pada tahun 1963 hingga sekarang. Menurutnya, Ibu Tien sangat memperhatikan tanaman-tanaman di lingkungan Istana.
Saat ini, area sekitar pohon dipakai untuk memarkir mobil-mobil para menteri dan kepala lembaga negara. Daunnya yang rindang membuat adem disaat cuaca panas.
Berhubung kawasan Istana sekarang dalam tahap rehabilitasi drainase, dua pohon tersebut ditutupi. Untuk sementara, kendaraan para menteri tak bisa parkir di bawah pohon perdamaian.
Saat ini, area sekitar pohon dipakai untuk memarkir mobil-mobil para menteri dan kepala lembaga negara. Daunnya yang rindang membuat adem disaat cuaca panas.
Berhubung kawasan Istana sekarang dalam tahap rehabilitasi drainase, dua pohon tersebut ditutupi. Untuk sementara, kendaraan para menteri tak bisa parkir di bawah pohon perdamaian.
Komentar
Berita Terkait
-
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz
-
Resmi Menjabat, Ini Daftar Anggota Ombudsman RI Periode 2026-2031
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
RTM di Bappenas, Luhut Apresiasi Kinerja Kemensos Integrasikan Data dan Digitalisasi Bansos
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
-
Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus
-
Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha
-
Bongkar Skandal Kuota Haji: KPK Endus Aliran Dana Rahasia dari Travel ke Oknum Kemenag!
-
Greenpeace Desak ASEAN Segera Atasi Krisis Plastik dan Bahan Bakar Fosil
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan