Suara.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan PT. Panca Buana Cahaya Sukses sudah mengantongi izin pembuatan kembang api.
"Izin lingkungan udah ada semua, rekomendasi dari kecamatan juga udah ada, kami terbitkan izin mendirikan bangunan, kami terbitkan izin usaha industri sesuai dengan permohonan dan semua peraturan yang berlaku," kata Maesyal di komplek Pergudangan 99, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (27/10/2017).
"Dari proses awal dari bawah, dari izin lingkungan, kemudian ada rekomendasi dari camat juga. Terus juga datang ke dinas perizinan kami di Kabupaten Tangerang, ke semuanya itu berkas-berkas perizinan adalah untuk jenis kembang api yang dipegang oleh tangan dalam bentuk kawat," Maesyal menambahkan.
Panca Buana disorot setelah terbakar dan menewaskan 47 pekerja serta melukai puluhan orang lainnya, Kamis (26/10/2017).
Pemerintah menampik disebut melakukan kelalaian dalam memberikan izin untuk Panca Buana.
Sampai saat ini, perizinan pabrik belum dicabut dan masih dievaluasi.
Kasus kebakaran tersebut, kata Maesyal, sekarang sedang ditangani kepolisian.
"Sampai saat ini pihak kepolisian di dalam (pabrik) sedang meminta keterangan dari sejumlah saksi, yang tahu persis tentang kejadian kemarin," katanya.
"Kita lihat dulu sementara, seberapa jauh pihak kepolisian dalam mendalami kasus ini," Maesyal menambahkan. (Handita Fajaresta)
Berita Terkait
-
Hukum Menyalakan Petasan dalam Islam: Perbuatan Bahaya dan Mubazir
-
5 Fakta Ledakan Bahan Petasan di Magelang: Belasan Rumah Hancur, Jasad Korban Tak Utuh
-
Ledakan Petasan Maut di Magelang, Satu Orang Meninggal dan 11 Rumah Rusak
-
Ledakan Dahsyat di Blitar, Ketahui 4 Risiko Bermain Petasan
-
Kronologi Ledakan Rumah Produksi Mercon di Blitar, Ada Korban Tertimbun Puing Bangunan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!