Suara.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri berhasil mengidentifikasi tiga dari 46 jenazah korban kebakaran pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses, Sabtu (28/10/2017).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Argo Yuwono mengatakan, tiga kantong jenazah yang teridentifikasi sudah berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi.
"Hari ini tanggal 28 Oktober 2017, berdasarkan sidang rekonsiliasi pada pukul 10.00 di RS Bhayangkara Tingkat I RS Soekanto, ada tiga jenazah yang dinyatakan teridentifikasi," ujar Argo dalam jumpa pers di Posko Ante Mortem, RS Polri, Sabtu.
Tiga kantong jenazah tersebut yakni Slamet Rahmat yang beralamat di Garut, Marwati Binti Atip yang beralamat di Tangerang, dan Sutrisna Bin Alim beralamat di Tangerang.
"Ketiganya teridentifikasi melalui DNA, gigi dan medis," terangnya.
Argo mengatakan, pihaknya masih menunggu keluarga korban untuk serah-terima jenazah.
"Kami masih menunggu keluarga korban. Dua keluarga korban sudah di sini, kami masih menunggu keluarga korban yang ketiga," ucap Argo.
Argo menuturkan, kekinian masih ada 43 kantong jenazah yang belum bisa teridentifikasi.
Baca Juga: Dua Bos Pabrik Petasan yang Meledak Langsung Ditahan Polisi
Sebelumnya, satu kantong jenazah sudah teridentifikasi atas nama Surnah (14) pada Jumat (27/10/2017).
Untuk diketahui, abrik mercon di kompleks Pergudangan 99, Kosambi, Tangerang, terbakar pada Kamis (26/10).
Dalam peristiwa itu, sedikitnya 47 buruh pabrik tersebut tewas terbakar. Sementara puluhan lainnya terluka bakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas