Suara.com - Marc Marquez pastikan tidak akan bermain aman pada seri terakhir MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (12/11/2017). Marquez tidak ingin tampil mengecewakan pada balapan di depan publiknya sendiri.
Pebalap Repsol Honda ini hanya butuh finis ke-11 untuk bisa menggenggam titel juara dunia MotoGP 2017. Ini berdasarkan hitung-hitungan dengan pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso, yang terpaut 21 poin.
Jika Dovizioso memenangi lomba, maka poin pebalap Ducati yang kini telah mengumpulkan 261 poin dari 17 seri yang telah berlangsung, akan menjadi 286 poin.
Itu artinya, Marquez hanya butuh tambahan lima poin untuk meraih gelar juara dunia keempatnya di kelas MotoGP setelah tahun 2013, 2014, dan 2016. Dengan kata lain, dia hanya cukup finis ke-11.
Namun, Marquez enggan bermain aman seperti itu. Dia menegaskan, akan tetap berjuang meraih podium di depan penonton yang dipastikan akan mendukungnya secara penuh pada balapan nanti.
"Saya tidak akan tampil dan berkata peringkat 10 sudah OK. Saya akan berusaha mencari setelan yang pas dnegan motor, memberikan 100 persen kemampuan, dan menikmati jalannya lomba," ujar Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (10/11/2017).
Di sisi lain, pebalap berjuluk The Baby Alien ini mengaku santai menghadapi balapan penentuan gelar juara dunia. Dia sudah berpengalaman dengan situasi semacam ini.
"Ini bukan kali pertama saya berjuang meraih gelar juara dunia di sini di Valencia, sebelumnya pernah di tahun 2010. Tapi, khususnya yang paling sulit adalah di tahun 2015," tutur Marquez.
"Saya berhasil mengatasi situasi serupa sebelumnya. Jadi, saya akan coba mengatasi hal yang sama dan kelihatannya cuaca akan mendukung sepanjang pekan ini, yang mana itu satu hal yang sangat penting," pungkasnya.
Baca Juga: Gagal di Kualifikasi, PSSI Tak Jadi Perpanjang Kontrak Indra?
Berita Terkait
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser