Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno merasa amanat Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 yang dibacakannya, adalah pidato terpanjang dalam sejarah hidupnya.
"Pidatonya panjang banget, 12 halaman. Pidato terpanjang dalam sejarah hidupku," kata Sandiaga seusai Upacara Hari Pahlawan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat.
Bahkan, seperti pantauan Antara, terlihat beberapa orang anak sekolah yang mengikuti upacara tersebut pingsan.
Menurutnya, amanat yang disampaikan Khofifah menarik karena pahlawan itu ada di sekitar kita.
"Pahlawan-pahlawan selama ini sunyi senyap tidak berkoar-koar menyebut dia adalah pahlawan. Pahlawan itu adalah guru-guru kita, orang tua kita yang membesarkan kita," kata Sandiaga.
Pahlawan ini, kata dia, tentunya pahlawan yang ada di jaman 'now'. Pahlawan yang harus meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa sebelumnya,yakni memperkokoh persatuan.
"Itu pesan yang sangat jelas, dan saya rasa sangat relevan, sangat orisinil, sangat menjadi sesuatu yang harus kita viralkan," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat