Suara.com - Juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez, kembali menunjukkan kecepatannya di lintasan Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Pebalap Repsol Honda ini tampil sebagai yang tercepat pada tes hari terakhir di Valencia, Rabu (15/11/2017).
Marquez mencatatkan waktu 1 menit 30,033 detik dari 61 lap yang dilahapnya. Catatan ini lebih cepat 0,468 detik saat menempati urutan ketiga pada tes hari pertama, sehari sebelumnya.
Meski berhasil memuncaki tes hari terakhir, namun Marquez tak puas. Terkhusus terkait sasis Honda RC213V 2018 yang dirasanya masih belum bisa menunjang kemampuan motor.
"Kami perlu bekerja di area sasis. Begitu banyak komponen baru pada sasis, dan kami harus memahami mana komponen yang lebih cocok, dan mana yang buruk,"ujar Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (16/11/2017).
"Untuk masalah mesin bagus, tapi sasis? (Saya masih) ragu," tambahnya.
Berikut hasil lengkap tes hari terakhir MotoGP 2018 di Valencia:
|
No |
Pebalap |
Waktu Baca Juga: Peru 'Akhiri' Puasa 36 Tahun, Berikut Peserta Piala Dunia 2018 |
|
1 |
Marc Marquez (Repsol Honda) |
1:30,033 |
|
2 |
Dani Pedrosa (Repsol Honda) |
+0,403 detik |
Berita Terkait
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf