Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin membantah bahwa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengalami luka memar dan benjol sebesar bakpao di pelipis kiri kepalanya.
"Saya lihat kening kirinya memar dan di pipi kiri ada luka goresan. Akan tetapi, kalau kepalanya benjol seperti bakpao itu tidak ada," kata Mahyudin usai membuka kegiatan Pers Gathering Wartawan Koordinatoriat Parlemen di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Jumat (17/11/2017) malam seperti dikutip Antara.
Mahyudin mengaku mengunjungi Novanto di Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta, Jumat sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam pertemuan singkat itu, mereka sempat berbincang.
"Saat saya mengunjungi Novanto di kamarnya, dia sedang tertidur, tak lama kemudian dia bangun sehingga saya bisa berdialog," katanya.
Kepada Mahyudin, Novanto menceritakan bahwa dirinya berniat akan mendatangi KPK Kamis (16/11/2017) malam setelah mengunjungi pengurus DPD I Partai Golkar di Hotel Mandarin Jakarta. Namun, saat menuju hotel tersebut, mobil Fortuner yang ditumpangi Novanto menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat. Jakarta malam itu diguyur hujan gerimis.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Hilman, jurnalis kontributor Metro TV. Menurut Mahyudin, Hilman mengemudikan mobil sambil menggunakan telepon seluler sehingga kurang fokus dan terjadi kecelakaan.
Sebelumnya, kuasa hukum Novanto, Fredrich Novanto mengatakan kecelakaan yang dialami kliennya sangat parah. Bahkan, dia menyebut terdapat benjol sebesar bakpau pada pelipis kiri Novanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029