Suara.com - Pengacara tersangka Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan untuk menunjang kesehatan Novanto selama ditahan KPK, membawa obat dan peralatan medis.
"Beliau kan lagi sakit. Beliau juga kan harus ada alat bantu pernafasan. Kalau alat pernafasan itu nggak dipasang, kalau nnggak dipasang bisa berhenti nafasnya kalau pas malam tidur," kata Fredrich, Senin (20/11/2017).
Keluarga Novanto juga membawakan peralatan untuk kebutuhan sehari-hari.
"(Barang-barang itu semuanya) dari keluarga," kata Fredrich.
Istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, terus menerus mendampingi sejak Novanto masuk rumah sakit Kamis pekan lalu hingga hari ini.
"Ibu tadi kan ikut antar. Yah mungkin nggak terlihat (wartawan), yah jangan kepantaulah," kata Fredrich.
Semalam, sekitar jam 23.30 WIB, tim penyidik KPK membawa Novanto dari RSCM Kencana, Jakarta Pusat, ke rumah tahanan KPK. Pembantaran Novanto tak dibutuhkan lagi. Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP itu akan ditahan selama 20 hari ke depan.
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan berdasrkan rekomendasi tim dokter RSCM dan Ikatan Dokter Indonesia, Novanto tidak perlu dirawat inap setelah mengaelami kecelakaan lalu lintas pada Kamis pekan lalu.
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
28 Tahun Reformasi: Demokrasi Surut, Ekonomi Dihantui Krisis Kepercayaan
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu: Dia Penjahat Perang!
-
Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
-
Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza