Suara.com - Hampir sebanyak 10 ribu massa dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) akan menggelar aksi unjuk rasa di gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
Aksi yang diinisasi Laskar Pembela Islam dan Presidium Alumni 212 yakni menuntut agar Ketua Fraksi Nasional Demokrat DPR Viktor Bungtilu Laiskodat segera dijebloskan ke penjara atas kasus ujaran kebencian. Inisiotor massa itu pernah juga mendemo Basuki Tjahaja Purnama di kasus penodaan agama.
"Kurang lebih ada 10 ribu lebih massa akan turun ke jalan," salah satu pentolan FPI Habib Novel Bamukmin ketika dikonfirmasi.
Novel menganggap pidato Viktor yang disampaikan saat pendeklarasian calon bupati di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 1 Agustus 2017 itu bisa memecah belah masyarakat.
"Kami meminta keadilan karena ini akan terus membuat kegaduhan dan memecah belah bangsa dan kebhinekaan atas ucapan Viktor yang telah menyerang SARA," katanya.
Para pendemo rencananya akan melakukan longmarch usai melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka akan melaksanakan longmarch ke kantor Partai Nasional Demokrat, kemudian dilanjutkan ke kantor Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat.
Terkait aksi ini, Polres Metro Jakarta Pusat telah menyiagakan sebanyak 760 personel polisi untuk menjaga aksi tersebut.
"Sekitar 760 lebih anggota dikerahkan," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyatakat Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Suyatno.
Baca Juga: MKD Sidangkan Kasus Fadli Zon dan Viktor Laiskodat Pekan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat
-
Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun