Suara.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengakui belum mendapat tawaran masuk Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), yang dibentuk Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.
Hal itu dikatakan Bambang seusai memenuhi undangan Anies di kantor Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017)
"Nggak (bahas TGUPP). Bicara soal pencegahan korupsi saja," ujar Bambang.
Lelaki yang akrab disapa BW itu tetap menolak bicara soal kemungkinan ditunjuk sebagai anggota TGUPP bidang pencegahan korupsi.
"Tidak ada, belum tahu. Saya baru ngomong pencegahan korupsi, kan saya punya keahlian di situ," tukasnya.
Saat ditanya ketersediaan masuk TGUPP di bidang pencegahan korupsi, BW tidak menjawab. Ia beralasan Anies belum menyinggung soal itu dalam pertemuan tadi.
"Pada saatnya (saya jawab) kalau ada pertanyaan dan tawaran, baru saya ngobrol," kata BW tertawa.
Tim pakar Anies dan Sandiaga di Pilkada Jakarta 2017 lalu itu juga, tidak mau menanggapi pertanyaan wartawan soal TGUPP bentukan Anies dan Sandiaga dikritik banyak pihak.
Baca Juga: Dipanggil Anies, Mantan Ketua KPK: Memetakan Korupsi Itu Mudah
Tim tersebut menjadi sorotan publik karena akan menghabiskan anggaran Rp28 miliar di APBD Jakarta 2018.
"Aduh, aduh-aduh pertanyaannya terlalu maju. Jawabnya belum tahu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!