Suara.com - Sam Aliano kembali membuat sensasi. Hari ini, dia muncul di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda ingin nonton sidang perdana perperadilan yang diajukan tersangka Setya Novanto.
Tak lama setelah tiba di pengadilan, Sam Aliano menghampiri jurnalis. Waktu itu sidang baru saja dinyatakan ditunda oleh hakim tunggal Kusno karena KPK tidak datang.
Sam Aliano yang mengenakan kaos berwarna merah itu kemudian membagi-bagikan bakpao kepada wartawan.
"Ini dimakan, bakpao enak ini," kata Sam Aliano.
Sam Aliano merupakan orang yang pernah dua kali mengirim karangan bunga untuk Novanto ketika masih di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Karangan bunga kiriman Sam Aliano ditulisi kalimat satire. "Semoga Lekas Sembuh Papa Tiang Listrik" dengan pagar #SaveTiangListrik. Karangan bunga satunya lagi ditulisi "Semoga Papa Lekas Sembuh" #Save Mr. Bakpao.
Tapi, dua kali juga karangan bunga Sam Aliano dirusak orang. Sam Aliano tak terima. Dia membantah karangan bunga itu untuk mengejek ketua umum Golkar. Dia sempat mau lapor polisi, tetapi batal. Lalu, dia membuat sayembara berhadiah Rp1 miliar buat orang yang bisa menginformasikan siapa perusak karangan bunga. Sam Aliano sampai menunjukkan tumpukan duit kepada wartawan di kantornya untuk membuktikan bahwa dia serius, meski belakangan membatalkan sayembara dengan alasan diancam orang. Pada waktu sayembara berlangsung, artis Nikita Mirzani tersinggung. Dia merasa difitnah Sam Aliano sebagai dalang perusak karangan bunga.
Kembali ke kedatangan Sam Aliano di pengadilan. Dia bilang tertarik menyaksikan secara langsung sidang tersebut.
"Memantau saja, melihat jalannya sidang bagaimana. Saya lihat hari ini ternyata ditunda dengan alasan apa belum paham. Karena itu saya datang ke sini untuk melihat alasan apa ditunda," kata Sam Aliano.
Sam Aliano memandang pengajuan praperadilan bernuansa politis dan bisa menginspirasi koruptor lain untuk melakukan hal yang sama.
"Saya lihat ini politis. KPK sebagai lembaga negara, yang jelas setiap orang melakukan tindak pidana korupsi ya sudah cukup. Kalau sampai praperadilan itu jadi lama-lama KPK tidak laku lagi, artinya semua orang akan belajar, besok koruptor akan belajar dengan hal ini," ujar Sam Aliano.
"Artinya semua akan bilang sakit, alasan tabrak mobil, alasan ini biar ada praperadilan berjalan, sudah menang dari sana dia keluar selamat. Kita lihat KPK tidak laku lagi kalau saya pikir segel saja KPK sekalian," Sam menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis