Suara.com - Valentino Rossi memutuskan mengganti lukisan pada desain helmnya musim depan setelah selama dua tahun menggunakan desain yang sama.
Helm dengan desain baru ini akan resmi diperkenalkanya pada seri perdana MotoGP 2018 di Sirukit Losail, Qatar, 16-18 Maret mendatang.
"Helm ini (yang sekarang), saya akan menggunakannya dalam tes hingga Maret. Kemudian, saya akan memperkenalkan helm lain yang baru," ujar Rossi, dikutip dari Motorsport, Rabu (6/12/2017).
Keputusan pergantian desain helm ini tidak ada kaitannya dengan membuang 'sial' atas prestasinya dalam dua musim terakhir yang naik turun.
The Doctor, julukan Rossi, mengatakan pergantian ini merupakan hal yang biasa dilakukannya.
"Saya mengubah desain helm, biasanya, setiap dua atau tiga tahun, dan setelah dua musim menggunakan yang sekarang, kami akan merilis yang baru," ungkap Rossi.
"Helm ini masih dengan AGV, tapi desainnya akan diubah tahun depan," pungkas pebalap berusia 38 tahun ini.
Perubahan terakhir terjadi pada musim 2016, ketika helm Rossi dimodifikasi dengan menggunakan simbol pebalap, matahari, dan bulan.
Desain helm ini terus digunakan hingga akhir musim 2017, terinspirasi model pada 2013 saat Rossi kembali ke Yamaha setelah dua musim di Ducati, dimana desainnya menggunakan hiasan yang disebut 'elemen' yang mewakili api, air, udara, dan bumi.
Baca Juga: Kejutan! Transgender Ini Ukir Sejarah di Kejuaraan Angkat Besi
Sebagaimana diketahui, dalam dua musim terakhir ini Rossi gagal mewujudkan ambisinya meraih gelar juara dunia kesepuluhnya.
Di musim 2016, pebalap Italia ini hanya menjadi runner-up dengan catata dua kemenangan: GP Spanyol dan Catalunya.
Musim berikutnya, prestasi Rossi menurun dengan menempati peringkat kelima. Penurunan ini tidak terlepas dari sejumlah persoalan, baik teknis maupun non teknis, seperti performa motor yang kurang impresif dan juga cedera yang dialami Rossi.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026
-
Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol