Si bocah perempuan lantas menjawab, "Mereka salah! Mereka memang berpikir seperti itu, tapi aslinya bukan. Al Quds adalah ibu kota kami, Palestina," jawab anak tersebut.
Jawaban yang sama juga diterima Omar oleh seorang anak laki-laki lainnya.
"Israel yang mana ya?" tanya si bocah setelah diberikan pertanyaan oleh Omar.
"Ya, Israel, kau tahu kan, Israel," tutur Omar.
Bocah itu terdiam agak lama sembari tersenyum sebelum akhirnya menjawab, "Mereka tak punya ibu kota. Mereka cuma penjajah!"
"Jadi Israel tak punya ibu kota ya?" cecar Omar.
"Tidak, mereka tidak punya, karena mereka hanya penjajah. Bahkan mereka bukan negara. Mereka datang dari Amerika. Al Quds adalah ibu kota negara kita, Palestina," tuturnya.
Tak mau kalah, Omar dalam video itu akhirnya menjanjikan kepada anak-anak tersebut sejumlah hadiah menarik kalau mereka mau menyebutkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
"Ayolah, apa kalian tak mau hadiah-hadiah menarik ini? Aku hanya ingin mendengar kalian mengatakan Yerusalem adalah ibu kota Israel. Kameraku akan kumatikan biar kalian leluasa," rayu Omar.
Baca Juga: Anies Marah Donald Trump Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel
Namun, anak-anak yang menjadi objek eksperimen Omar itu semuanya mengatakan, "Aku tak mau!"
Berikut video tersebut:
Ini video yang memunyai teks bahasa Indonesia:
Berita Terkait
-
Anies Marah Donald Trump Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel
-
Pendukung Palestina Serukan Boikot Produk Amerika Serikat
-
Telepon Paus Fransiskus, Erdogan: Terima Kasih Membela Palestina
-
Indonesia Sempat Cegah Pengakuan Trump terhadap Yerusalem
-
Naik Ojek ke Balai Kota, Anies Tetap Pakai Kefiyyeh Palestina
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri