Suara.com - Tiang penyangga proyek pembangunan double-double track PT. Kereta Api Indonesia di Jalan Manggarai Selatan I, RT 1, RW 10, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, rubuh, pada Sabtu (9/12/2017).
"Rubuhnya steger dikarenakan saat sedang dicopot oleh para pekerja proyek secara tiba-tiba beberapa besi steger rubuh," kata Kapolsek Tebet Komisaris Maulana, Minggu (10/12/2017).
Enam orang yang sedang bekerja di tempat kejadian perkara, Dodo, Diman, Rudi, Rohman, Jupru, dan Subagyo, selamat semua.
"Tidak mengenai siapapun dan tidak ada korban baik luka maupun meninggal dunia," katanya.
Wartawan kemudian menghubungi Kepala Humas Daops I PT. KAI Suprapto untuk meminta penjelasan mengenai peristiwa itu.
"Coba tanya ke pihak proyek yach, pak," tulis Suprapto di WA.
Suprapto mengatakan tidak berwenang untuk memberikan penjelasan mengenai kasus maupun proyek rel kereta itu karena merupakan kewenangannya Direktorat Jenderal KAI.
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban