Suara.com - Tiga pemuda dibekuk aparat Polres Tangerang Selatan, setelah membegal seorang pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Raya Graha Raya, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Senin (11/12/2017) dini hari.
Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Fadli Widiyanto mengatakan, korban bernama Nur Muhammad Agung.
“Pelaku langsung mengadang korban. Ada tiga pelaku, berinisial FR, MHAP, da IH. FR dan MHAP masih di bawah umur. Ketiganya lantas meminta uang kepada korban. Namun, ketika korban menolak, salah seorang pelaku menodongkan celurit dan meminta motor korban," kata Fadli melalui keterangan tertulis.
Tapi, saat pelaku hendak membawa kabur motor Agung, warga sekitar yang asyik menonton laga sepak bola di televisi, mengetahuinya.
"Pelaku kabur, kemudian memasuki Perumahan Dahlia dan berhasil diamankan oleh masyarakat yang sedang menonton Pertandingan bola live di televisi," terangnya.
Ketiga pelaku sempat mendapatkan bogem mentah saat digiring warga ke pos pengamanan.
Setelah diamankan warga, anggota tim Vipers Polres Tangsel kemudian mendatangi lokasi penangkapan dan langsung membawa ketiga pelaku ke Polres Tangsel.
Kejahatan dari komplotan begal ini diduga sudah kali ke-12 beraksi di tempat bebeda.
Baca Juga: Pertahankan Yerusalem, 200 Warga Palestina Terluka
Lokasi-lokasi yang diduga pernah menjadi sasaran pelaku begal ini adalah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan.
"Para pelaku adalah kelompok yang sudah melakukan pencurian dengan modus yang sama," tukasnya.
Terkait proses pemeriksaan terhadap FR dan MHAP yang masih di bawah umur, polisi akan melibatkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan lembaga terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara