Hashim djojohadikusumo saat mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta, (13/12). (Suara.com/Bowo Raharjo)
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo belum ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan.
"Belum tahu. Oh nggak, tadi nggak bicara soal itu. Tadi bicara soal lain," ujar Anies di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017).
Tadi siang, Hashim -- adik Prabowo Subianto -- datang ke Balai Kota. Dia mengatakan telah disetujui menjadi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan. "Iya, ketua dewan pengawas. Sudah, sudah disetujui (Anies) beberapa bulan lalu."
Tapi Anies mengatakan pertemuan dengan Hashim tadi tidak menyinggung hal-hal lain, selain membahas seputar persiapan kegiatan perayaan Natal. Hashim menjadi fasilitator panitia Natal dengan Anies.
"Ini kan mau ada kegiatan perayaan Natal. Teman yang terkait perayaan Natal itu mereka minta ketemu. Ketemuan lewat Pak Hashim. Pak Hashim yang mengantarkan mereka," kata Anies.
Hashim mengatakan Anies ingin membuat kelompok kerja pengkajian keadaan satwa Ragunan. Hasilnya akan diberikan kepada Hashim untuk bahan evaluasi.
"Tapi beliau kan mau mengkaji setiap lembaga. Ada UPT yang harus dikaji kinerjanya. Tapi saya kira kita tinggal tunggu waktu (pengangkatan) saja ya," kata Hashim.
Hashim ini sebenarnya dulu pernah diangkat Basuki Tjahaja Purnama ketika masih menjabat gubernur Jakarta menjadi Dewan Pengurus Taman Margasatwa Ragunan. Tetapi belakangan, Hashim memilih mundur.
"Belum tahu. Oh nggak, tadi nggak bicara soal itu. Tadi bicara soal lain," ujar Anies di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017).
Tadi siang, Hashim -- adik Prabowo Subianto -- datang ke Balai Kota. Dia mengatakan telah disetujui menjadi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan. "Iya, ketua dewan pengawas. Sudah, sudah disetujui (Anies) beberapa bulan lalu."
Tapi Anies mengatakan pertemuan dengan Hashim tadi tidak menyinggung hal-hal lain, selain membahas seputar persiapan kegiatan perayaan Natal. Hashim menjadi fasilitator panitia Natal dengan Anies.
"Ini kan mau ada kegiatan perayaan Natal. Teman yang terkait perayaan Natal itu mereka minta ketemu. Ketemuan lewat Pak Hashim. Pak Hashim yang mengantarkan mereka," kata Anies.
Hashim mengatakan Anies ingin membuat kelompok kerja pengkajian keadaan satwa Ragunan. Hasilnya akan diberikan kepada Hashim untuk bahan evaluasi.
"Tapi beliau kan mau mengkaji setiap lembaga. Ada UPT yang harus dikaji kinerjanya. Tapi saya kira kita tinggal tunggu waktu (pengangkatan) saja ya," kata Hashim.
Hashim ini sebenarnya dulu pernah diangkat Basuki Tjahaja Purnama ketika masih menjabat gubernur Jakarta menjadi Dewan Pengurus Taman Margasatwa Ragunan. Tetapi belakangan, Hashim memilih mundur.
Komentar
Berita Terkait
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual
-
Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan