Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar perayaan Natal di Monumen Nasional. Adapun anggaran untuk acara tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Meski begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengajak kalangan pengusaha dan elemen masyarakat ikut riungan dana. Ini demi menyukseskan perayaan Natal yang digelar Pemprov DKI Jakarta.
"Kita siapkan (dananya).Tapi alangkah baiknya kalau itu merupakan kolaborasi dunia usaha, elemen masyarakat umat Kristiani dan Pemprov," ujar Sandiaga di Ruang Terbuka Hijau-Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RTH-RPTRA) Kalijodo, Jakarta, Sabtu (16/12/2017).
Sandiaga belum tahu berapa jumlah anggaran APBD yang dianggarkan untuk perayaan Natal di Monas.
"Nanti akan ditetapkan (jumlah anggaran untuk Natal). Itu sebetulnya mengikuti aja agar perayaan ini berjalan lancar," ujarnya.
Adapun waktu pelaksanaan perayaan Natal, kata Sandiaga, kemungkinan baru bisa diselenggarakan pada Januari 2018.
Hal tersebut, jelas Sandiaga, agar umat Kristiani bisa memiliki waktu yang panjang untuk membuat perayaan Natal berlangsung dengan khidmat.
"Januari. Diminta dimundurin sedikit supaya ada persiapan matang. Kita ingin pastikan teman-teman Kristiani menyiapkan dan mengundang masyarakat untuk ikut bersama merayakan. Mudah-mudahan khidmat," pungkasnya.
Baca Juga: Diundang Sandiaga, ICW: Harusnya Direspons, Bukan Undang Kita Om
Berita Terkait
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI
-
Pemprov DKI Salurkan Santunan Untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998