Suara.com - Intelektual Arab Saudi yang menjadi Direktur Institut Riset Timur Tengah, Abdul Hamid Hakim, melontarkan pernyataan yang menghebohkan.
Hamid menyatakan, warga Palestina dan dunia harus mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Ia beralasan, Yerusalem pantas menjadi ibu kota Israel karena menjadi simbol agama bagi kepercayaan tradisi agama Abrahamik lainnya, yakni Yahudi.
“Sebagaimana Mekah dan Madinah merupakan kota suci bagi Muslimin, Yerusalem juga sangat suci bagi kaum Yahudi,” ujar Abdul-Hamid Hakim di Jeddah saat diwawancarai saluran televisi Al Hurrah, Senin (18/12/2017).
Ia mengatakan, deklarasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem ibu kota Israel justru merupakan solusi terbaik untuk melanjutkan kembali upaya perdamaian Israel-Palestina.
“Kita sebagai bangs Arab harus lebih dulu memercayai apa saja yang diperlukan untuk menciptakan perundingan perdamaian Israel-Palestina. Salah duanya adalah deklarasi Presiden Trump itu, dan Yerusalem sebagai kota suci umat Yahudi,” tuturnya.
Ia mengatakan, suka tidak suka, mau tak mau, Israel kekinian diakui sebagai negara berdaulat. Mereka memunyai kursi perwakilan di PBB.
Bahkan, Hamid menegaskan, “Kita harus terbebaskan dari warisan Kristen dan Islam politik golongan Sunni dan Syiah yang telah menanamkan kebencian terhadap Yahudi dan mengingkari hak mereka di kawasan ini.”
Baca Juga: Toyota Siapkan Avanza Varian Transmover untuk Angkot Jakarta
Pernyataan Hamid tersebut mendapat protes dari warga Saudi sendiri. Warga menilai pernyataan Hamid maupun pejabat kerajaan yang ingin menormalisasi hubungan Saudi-Israel tak mewakili pandangan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan